WABUP : MARI GUMREGAH BERSATU MEMBANGUN BOYOLALI

WABUP : MARI GUMREGAH BERSATU MEMBANGUN BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: June 6th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini upacara puncak peringatan HUT Boyolali ke-170 diselenggarakan bersamaan dengan puasa bulan suci Ramadhan. Sehingga, waktu pelaksanaannya pun disesuaikan, yakni sore hari, Senin (5/6/2017).
Meski puasa, namun tak menyurutkan semangat ratusan PNS mengikuti upacara yang diselenggarakan di depan Gedung Putih, Kantor Bupati Boyolali di komplek perkantoran terpadu Pemkab Boyolali di Kemiri.
Seperti halnya upacara peringatan hari jadi sebelumnya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Jawa. Tak hanya itu, seluruh aba-aba atau instruksi juga disebutkan dalam bahasa Jawa. Tradisi ini menjadi kebijakan Bupati Boyolali, Seno Samodro sejak beberapa tahun silam dan terus dipertahankan sebagai semangat melestarikan budaya Jawa.
Diawali dengan uraian sejarah Boyolali yang disampaikan sesepuh DPRD setempat, S Paryanto, menceritakan secara singkat sejarah munculnya Boyolali dari berbagai sumber, di antaranya yakni cerita rakyat mengenai perjalanan Ki Ageng Pandanaran yang singgah di Kali Gede untuk menunggu istrinya.
Dalam upacara tersebut juga dilakukan penyerahan pusaka kepada Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat yang betindak sebabai Pangarsa Upacara. Dalam amanatnya, Wabup menegaskan peringatan hari jadi Boyolali ke-170 ini harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh masyarakat Boyolali, khususnya aparatur pemerintah, untuk gumregah bersatu membangun Boyolali bersama Bupati Seno Samodro.
“Mari gumregah bersatu membangun Boyolali semakin maju dan berkembang dengan terus menanamkan nilai-nilai persatuan dan keutuhan semangat kekeluargaan,” ungkap Wabup.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan penghargaan Bupati Boyolali kepada sejumlah masyarakat dan pelajar atas prestasi maupun peran mereka dalam memajukan Boyolali. Usai upacara, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.
Sehari sebelumnya, rentetan peringatan HUT Boyolali juga dilangsungkan Niti Tilas Ki Ageng Pandanaran di Kali Gede Boyolali Kota, Minggu (4/6) malam. Peringatan niti tilas tersebut divisualisasikan dalam sebuah pertunjukkan fragmen, yang menggambarkan perjalanan Ki Ageng Pandanaran dalam sejarah terjadinya Kabupaten Boyolali. Di lokasi ini, nama Boyolali diyakini muncul, di tengah perjalanan spiritual Ki Ageng Pandanaran menuju Gunung Jabalkat di Tembayat, Klaten. (Ario Bhawono)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top