TUNGGU HARGA MEMBAIK, PETANI BAWANG TUNDA PANEN

TUNGGU HARGA MEMBAIK, PETANI BAWANG TUNDA PANEN
Posted in Informasi
Posted on: May 20th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Belum membaiknya harga bawang merah di pasaran, membuat petani bawang di Kecamatan Cepogo, masih menunda panen mereka di sepanjang Bulan April kemarin. Petani berharap harga bawang merah membaik bulan ini sehingga mereka bisa untung.
Salah satu petani bawang merah, Darni (50), warga Desa Genting, Cepogo mengaku terpaksa menunda panen lantaran menunggu harga bawang lebih baik. Selain itu, dengan panen di bulan Mei ini, harga bawang diperkirakan akan melonjak karena menjelang lebaran.
“Semestinya dipanen April kemarin, tetapi karena harganya kurang bagus terpaksa ditunda Mei ini,” tutur dia, Jumat (19/5).
Menurut Darni, jika dipanen kemarin, harga bawang merah hanya laku sekitar Rp 8.000-9.000/kg. Harga ini sebenarnya menurut dia, dirinya sudah untung sekalipun untuk biaya bibit sebelumnya dia harus mengeluarkan biaya Rp 28.000/kg. Ditambah lagi dengan biaya perawatan, pupuk, dan obat-obatan, Darni berharap semakin untung jika dipanen menjelang puasa ini.
“Kalau harga segitu sebenarnya tidak rugi, tapi hanya untuk tipis karena cukup menutup biaya bibit dan perawatan,” kata dia.
Senada, petani lainnya, Suyud (48), mengaku juga menunda panen bawang merah miliknya. Dia mengaku menunggu agar harga bawang merah bergerak naik, terutama menjelang puasa Ramadhan nanti.
“Milik saya harusnya dipanen pertengahan April kemarin. Tapi saat itu harga hanya berkisar Rp 7.000/kg, sehingga untungnya minim sekali,” kata dia.
Dengan ditunda, dirinya berharap bisa untung lebih. Setidaknya, meski belum sesuai harapan, harga bawang mewar saat ini sudah mulai naik, yakni di kisaran Rp 8.000-9.000/kg di tingkat petani. Suyud sebenarnya berharap agar harga bisa di atas Rp 10.000/kg supaya petani merasakan keuntungan.
Terkait penundaan masa panen, Suyud mengaku tidak masalah karena tidak berpengaruh pada bawang merah yang ditanam. Menurut Suyud, jika pupuk yang digunakan pupuk organik, maka kualitas umbi bawang merah tidak akan berubah. Sejak awal, dia mengaku lebih menggunakan pupuk organik dalam jumlah besar dengan campuran pupuk kimia sedikit saja. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top