TRIWULAN III PBB-P2 BOYOLALI CAPAI 87 PERSEN  

TRIWULAN III PBB-P2 BOYOLALI CAPAI 87 PERSEN   
Posted in Informasi
Posted on: October 9th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Target perolehan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Boyolali hingga jatuh tempo pada 30 September atau triwulan III telah tercapai. Dari target Rp 23 miliar 976 juta telah mencapai Rp 25 miliar 998 juta 967 ribu 524 dari 404.028 lembar SPPT.

“Target hingga triwulan III 80 persen atau Rp 23 miliar 976 juta hingga akhir September mencapai 87 persen dengan nominal Rp 25.998.967.524,” terang Kepala Bidang Pajak Daerah Badan Keuangan Daerah (BKD) kabupaten Boyolali, Fara Soraya Devianti di kantornya Senin (9/10).

Meski telah jatuh tempo, BKD akan terus mengoptimalkan pencapaian PBB-P2 tahun 2017 dengan target Rp 29 miliar 970 juta. Pencapaian target tersebut akan dilakukan intensifikasi dengan mengumpulkan para Camat. Camat diminta untuk mengajak kepala Desa/Lurahnya untuk menggiatkan petugas pungut untuk mengoptimalkan capaian PBB-P2 di wilayahnya.

Namun demikian pihaknya mengingatkan akan ada denda sebesar dua persen setiap bulannya setelah jatuh tempo pembayaran. “Akan ada denda dua persen sebanyak-banyaknya 15 bulan,” imbuh Fara. Namun Dia berharap Wajib Pajak (WP) untuk segera melunasi tagihan PBB-P2 yang telah jatuh tempo tersebut secepatnya. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada kendala jika tanah tersebut di kemudian hari sebagai contoh dijual kepada pihak lain.

Salah satu langkah Pemkab Boyolali untuk meningkatkan animo WP membayar pajak PBB-P2 tahun 2017 ini dengan adanya program undian berhadiah sepeda motor dan mobil yang telah selesai diundi bersamaan dengan kegaitan buka puasa bersama beberapa waktu yang lalu. Selain itu juga ada hadiah untuk petugas pungut, bagi pihak Desa dan Kecamatan yang wilayahnya lunas membayar PBB-P2 sebesar 10 persen dan selanjutnya berkurang dua persen setiap bulannya hingga September.

Sementara untuk tahun 2018 ini, juga telah direncanakan adanya pemberian hadiah bagi pembayar PBB. “Saat ini sudah diusulkan dalam RAPBD 2018 sebesar Rp 1 miliar meningkat dari Rp 400 juta pada tahun 2017 ini,” terang Fara.

Untuk hadiah tahun 2017 berupa satu unit mobil dan 19 sepeda mortor untuk 19 kecamatan. Peningkatan anggaran tahun 2018 tersebut akan diwujudkan untuk hadiah berupa sepeda motor masing-masing dua unit untuk setiap kecamatan atau total 38 unit, satu unit mobil serta satu unit rumah. (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top