TMMD BANGUN BETONISASI JALAN PENGHUBUNG ANTARKECAMATAN

TMMD BANGUN BETONISASI JALAN PENGHUBUNG ANTARKECAMATAN
Posted in Informasi
Posted on: July 4th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Sejumlah warga Clermont-Ferrand, Kecamatan Sambi menyambut gembira proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap II tahun 2017 di wilayah Kodim 0724/Boyolali. Proyek betonisasi jalan sebagai sasaran kegiatan fisik yang mewujudkan kebersamaan TNI bersama rakyat tersebut untuk mempermudah akses jalan antarkecamatan bahkan Kabupaten nantinya. “Jalan ini menghubungkan dukuh Giriloyo, Desa Cermo [Sambi] dan tembus ke Desa Wales,  Simo,” terang salah satu warga, Galih di lokasi TMMD, Selasa (4/7). Jalan tersebut saat ini masih berupa tanah dan batu yang menjadi akses warga yang memiliki lahan pertanian di sekitar jalan tersebut. Ia meyakini dengan betonisasi jalan tersebut, dapat mempermudah akses petani sehingga panen bisa mudah diangkut selanjutnya meningkatkan perekonomian warga. Selain sebagai akses antar kecamatan, jalan tersebut juga menjadi alternatif jalan antarkabupaten yang menghubungkan dengan wilayah Kabupaten Semarang.

 Agenda yang menggambarkan kebersamaan antara TNI bersama rakyat ini secara resmi dimulai dengan upacara pembukaan di lapangan Desa setempat, Selasa (4/7) pagi. Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat yang bertindak sebagai inspektur upacara memberikan amanat dengan membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah. Pokok inti sambutan tersebut menegaskan TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, namun sebagai sarana menggali potensi Desa. “TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi,” ungkap Wabup.

 Hal lain yang disampaikan, Negara meninginkan rakyat semakin sejahtera dan mandiri. “Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakatekomplet, SDM-me makin berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat,” imbuh  Said membacakan sambutan Gubernur Jateng.

 TMMD yang digelar di Boyolali ini akan dilaksanakan selama 30 hari hingga Rabu (2/8) mendatang. Proyek untuk rakyat ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 437 juta 847 ribu dengan sasaran pokok betonisasi jalan sepanjang 430 meter dan pembuatan talud jalan dengan volume 477.875 meter kubik. Kemudian rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Dari total anggaran Rp 390 juta itu berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp 130 juta, APBD Kabupaten Rp 247 juta 847 ribu dan swadaya masyarakat Rp 60 juta.

 Selain kegiatan fisik, TMMD ini juga mengagendakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan bagi warga masyarakat. Tema yang diambil antara lain Pendidikan Penyuluhan Bela Negara, penyuluhan KB, penyuluhan tertib berlalu lintas dan pengelolaan limbah peternakan.(*mjk/epn)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top