TIM LUAR BOYOLALI DOMINASI KEBUT GUNUNG 2017

TIM LUAR BOYOLALI DOMINASI KEBUT GUNUNG 2017
Posted in Informasi
Posted on: July 24th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Usai sudah gelaran Lomba Kebut Gunung 2017 yang dihelat Pemkab Boyolali, Minggu (23/7) di kawasan Wisata Selo, Boyolali. Dari 10 besar pemenang kegiatan kali kedua setelah event yang sama di tahun 2016 lalu ini didominasi oleh peserta dari luar Boyolali. Hanya satu tim asal Boyolali yang diwakili kelompok KLB asal Sangup, Kecamatan Musuk meraih posisi kedelapan. Sementara sembilan posisi lainnya dikasih tim dari luar Boyolali yaitu dari Surabaya, Magelang, Banjarnegara, Bandung, Kudus dan Kota Batu.
Sebanyak 87 tim dari 127 regu yang mendaftar ulang terlibat dalam lomba dengan konsep eksplorasi wisata Selo di lereng Gunung Merapi dan Merbabu. “Hingga waktu penutupan, peserta yang daftar ulang sejumlah 87 tim dari 127 tim yang mendaftar,”terang Ketua Teknis lomba, Imam Kadhofi.
Untuk lomba tahun ini berbeda dengan kegiatan di tahun 2016 dengan penilaian pokoknya pada kecepatan mendaki dan menuruni Gunung Merapi. Kebut Gunung jilid II ini digelar dengan tujuan mengenalkan tempat wisata di lereng Merapi dan Merbabu.  Demikian disampaikan Ketua Teknis lomba, Imam Kadhofi di sela acara lomba. “Banyak sekali tempat wisata di Selo yang akan kita kenalkan dipakai sebagai rute perlombaan,” imbuh Rofi, sapaan akrabnya.
Sejumlah destinasi wisata seperti observasi elang Jawa, gua Jepang dan Bukit Batur serta dinding Watu Blerek di wilayah Desa Suroteleng. Kemudian juga ada kawasan Alam Sutra dan Petilasan Kebo Kanigoro dan Bukit Gancik diramu dalam lomba yang lintas alam.
Dengan rentang waktu tujuh jam atau 420 menit lomba digelar dengan titik awal dan finish di Lapangan Desa Samiran. Rute ekstrem dipersiapkan panitia sepanjang lebih kurang 20 kilometer. Untuk itu lomba ini melibatkan tim dari berbagai keahlian. “Kita libatkan hampir 100 panitia dari lini SAR, kru kesehatan dengan ambulans, petugas komunikasi dan tim mobile bersiaga disepanjang jalur dan titik rawan,” terang Rofi. Selain petugas, rute lomba dilengkapi dengan marka dan petunias yang jelas.
Setelah lewat tujuh jam dari waktu start, panitia merekapitulasi hasil lomba. Selain ketepatan waktu, lomba kali ini

kebut gunung 2017

juga dinilai dari bobot kekompakan tim, keutuhan tim, kuesioner dan aspek lain. Lomba yang diikuti kempok pecinta alam, ormas maupun pelari ini berhadiah total Rp 39,5 juta. Juara pertama Kebut Gunung 2017 diraih tim Ksatria Laut; Surabaya dan berurutan tim Forpapala III; Magelang, Sekber PAB; Banjarnegara dan Ubur-ubur; Kota Batu di urutan keempat. Kemudian tim Jalawara; Surabaya dan Gurita Sakti; Surabaya diurutan kelima dan keenam. Sementara tim dari Bandung, Pamor pada posisi ketujuh. Hanya satu tim dari Boyolali yang bisa meraih juara di posisi kedelapan oleh tim KLB dari Desa Sangup; Kecamatan Musuk. Kemudian Forpapala I; Magelang menempati posisi kesembilan dan yang terakhir di urutan sepuluh diraih tim asal Kudus, Rewo-Rewo.

Dalam lomba yang diselenggarakan CV. Indah Jaya melalui Disporapar Kabupaten Boyolali ini juga dirangkai dengan jalan sehat dan hiburan musik dangdut. Untuk jalan sehat diijuti masyarakat umum dengan hadiah doorprize total Rp 10 juta. Kemudian untuk hiburan dimeriahkan OM. Kalimba yang menghibur ribuan penonton yang memadati Lapangan Desa Samiran hingga sore harinya. (*mjk)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top