TIDAK ADA DISKRIMINASI DALAM DEMOKRASI

TIDAK ADA DISKRIMINASI DALAM DEMOKRASI
Posted in Informasi
Posted on: May 10th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Sebanyak 20 pasangan penyandang disabilitas ikut dalam ajang pemilihan Putra-Putri Demokrasi Disabilitas Boyolali 2017 yang diselenggarakan KPUD Boyolali, Rabu (10/5). Kontes ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan KPU, dan diharapkan menjadi model kegiatan secara nasional.
Kegiatan yang diselenggarakan di Pendapa Alit tersebut, selain dihadiri Wakil Bupati M Said Hidayat dan jajaran KPU se-Soloraya serta KPU Jateng, juga dihadiri Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dan Sekjen KPU RI, Ali Rahman Hakim.
Sementara peserta kontes tersebut merupakan perwakilan dari hampir seluruh kecamatan yang ada di Boyolali. Para peserta kemudian dinilai melalui tiga tahapan, tahap pertama yakni penampilan, dan menjawab pertanyaan di tahap kedua dan ketiga. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan juri, yakni pertanyaan terkait demokrasi dan Pemilu.
Dari 20 pasang peserta, di tahap pertama langsung diseleksi para juri menjadi 10 pasang penampil terbaik. Tahap selanjutnya, dari 10 pasangan tersebut kemudian diseleksi menjadi tiga pasang terbaik untuk maju ke babak finalis.
Menurut Ketua KPUD Boyolali, Siswadi, kegiatan ini selain untuk kepentingan demokrasi Pemilu, juga untuk member ruang bagi penyandang disabilitas. Ditegaskan Siswadi, para penyandang disabilitas tersebut memiliki hak yang sama sebagai warga negara.
“Kami terus berupaya member ruang bagi mereka, setidaknya saat Pemilukada 2016 lalu, tingkat partisipasi penyandang disabilitas di Boyolali cukup tinggi,” ungkap dia.
Dengan berbagai sosialisasi secara massif, termasuk melalui kegiatan ini, pihaknya berharap pada gelaran pemilihan gubernur 2018 mendatang, tingkat partisipasi penyandang disabilitas terus meningkat.
“Terpinting adalah, hak demokratis para penyandang disabilitas ini dapat terpenuhi,” tegas dia.
Komisioner KPU Boyolali lainnya, Pargito, kontes ini merupakan kali pertama di Indonesia. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menunjukkan eksistensi para penyandang disabilitas yang selama ini kurang terlihat.
“Harapan kami keberadaan mereka harus menjadi perhatian, terlebih mereka memiliki hak yang sama,” kata dia.
Sementara itu Wabup M Said Hidayat mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Bahkan menurut Wabup, kegiatan ini sangat membanggakan. Selain menjadi yang pertama di Indonesia, juga memberikan pemahaman yang baik akan demokrasi.
“Ini cermin keadilan Tuhan, di tengah kekurangan pasti ada kelebihan. Penyandang disabilitas juga sama dengan lainnya, memiliki hak yang sama dalam demokrasi,” tegas Wabup. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top