TAHUN INI 2.333 RTLH DIREHAB

TAHUN INI 2.333 RTLH DIREHAB
Posted in Agenda
Posted on: April 12th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Tahun 2017 ini, sebanyak 2.333 rumah tidak layak huni (RTLH) di Boyolali akan direhab. Rehab ribuan RTLH tersebut selain dari alokasi APBD Boyolali, juga bantuan dari pusat.
Bantuan rehab RTLH tersebut salah satunya disalurkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Boyolali. Kepala Dispermades Boyolali, Purwanto, mengungkapkan tahun ini alokasi anggaran untuk bantuan rehab RTLH di pihaknya mencapai Rp 10 miliar. Alokasi anggaran tersebut digunakan untuk rehab sebanyak 1.000 RTLH. Sehingga untuk setiap unit rumah, menurut dia akan mendapat bantuan sebesar Rp 10 juta.
“Kami mengampu RTLH yang ada di 16 kecamatan, tiga kecamatan lainnya akan diampu melalui DPKP,” terang dia.
Menurut Purwanto, dari sejumlah kecamatan tersebut, bantuan rehab RTLH tahun ini yang paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Juwangi. Sedangkan sistem penyaluran bantuan rehab RTLH ini menurut Purwanto, akan disalurkan melalui kelompok penerima manfaat di masing-masing desa.
Melalui kelompok penerima manfaat tersebut, dana yang diterima akan direalisasikan dan dilaporkan setiap capaian pembangunan ke Dispermades. Untuk lebih menjamin program ini tepat sasaran ke masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan, Purwanto menyatakan akan disusun SK Bupati terkait warga yang mendapatkan bantuan tersebut. Dari SK Bupati tersebut, kemudian dilakukan sosialisasi ke masyarakat penerima untuk kemudian dilakukan verifikasi.
“Dari verifikasi itulah, akan kami lihat apakah mereka pantas menerima atau tidak,” jelas Purwanto.
Sementara bantuan rehab RTLH di pos anggaran DPKP, menurut Kepala DPKP Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo, tahun ini Boyolali sebenarnya hanya mendapatkan kuota 1.125 RTLH. Namun lantaran ada sejumlah kabupaten di Jateng yang menolak program bantuan RTLH ini, maka Boyolali mendapat tambahan kuota menjadi 1.333 unit RTLH. Dengan penambahan kuota ini, maka pihaknya perlu menyusun ulang kembali daftar warga miskin yang akan menerima bantuan.
Ditegaskan Hendrarto, penerimaan bantuan rehab RTLH ini tidak akan tumpuk atau dobel. Sehingga bagi masyarakat yang sudah pernah menerima bantuan, tidak akan mendapatkan bantuan serupa tahun berikutnya.
“Kami menerapkan sistem blok untuk setiap penerima manfaat. Sehingga kalau tahun ini sudah dapat maka secara otomatis akan terblok tahun depannya. Supaya merata dan tepat sasaran,” imbuh dia.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top