SPORT FOR ALL EXPO HADIRKAN MEMORI OLAHRAGA DAN PERMAINAN TRADISIONAL

SPORT FOR ALL EXPO HADIRKAN MEMORI OLAHRAGA DAN PERMAINAN TRADISIONAL
Posted in Informasi
Posted on: December 3rd, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Suasana riuh dan meriah suporter dan peserta mewarnai pelaksanaan perlombaan tradisional yang digelar di Alun-Alun Kidul Boyolali, Sabtu (2/12). Dibutuhkan kekompakan aba-aba, pikiran dan gerakan dalam lomba terompah panjang. Menggunakan papan kayu panjang yang diberi pengait dari karet ban dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kecepatan dengan menempuh jarak yang telah ditentukan. Tak jarang peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini tidak bisa menyelaraskan antara gerak kaki dan aba-aba, bahkan terkadang sampai terjatuh.

Lomba terompah panjang tersebut merupakan salah satu jenis perlombaan dalam rangkaian Sport for All Expo dan Festival Olahraga Tradisional Boyolali yang digelar selama dua hari hingga Minggu (3/12). Diselenggarakan Pemkab Boyolali melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali bekerjasama dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Boyolali dimaksudkan untuk mengembangkan potensi olahraga tradisional.

“Maksud kegiatan ini untuk meningkatkan minat kemampuan dan pengembangan potensi olahraga masarayarakat dan tradisosional se-Indoneisa,” terang Ketua FORMI Boyolali, Siti Juariyah Paryanto disela kegaitan.

Selanjutnya menurut Juariah dimaksudkan untuk memasyrakatkan gaya hidup sehat dan bugar melalui olahraga masyarakat dan olahraga rekreasi.

“Untuk meningkatkan persaudaraan di antara masyarakat untuk mengembalikan olahraga tradisonal yang lama tenggelam dihidupkan lagi,” imbuh Juariah.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat yang membuka acara berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman terkait permainan tradisional kepada generasi saat ini.

 

“Semua ini membangkitkan kecintaan kita karena dulu ketika kecil ada beraneka ragam permainan tradisional. Semoga ini mampu memberikan pemahaman generasi berikut,  generasi yang akan datang dengan kecintaan kita pada nilai tradisi,” terang Wabup Said.

Selain terompah panjang dilombakan pula dagongan dan tarik tambang. Sementara untuk Minggu (3/12) digelar perlombaan hadang dan egrang, festival layang-layang. permainan bumerang, tonnis, bola sundul, panco, liong barongsai dan aneka jenis senam seperti senam tera, senam SSI, senam aerobik dan poco-poco.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top