SISWI ASAL JUWANGI LOLOS BEASISWA JOINT DEGREE PEMKAB BOYOLALI

SISWI ASAL JUWANGI LOLOS BEASISWA JOINT DEGREE PEMKAB BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: June 17th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali tahun 2017 di bidang pendidikan telah menganggarkan Rp 10 miliar dengan mengirimkan 20 siswa asal Boyolali untuk mengikuti program beasiswajoint degree. Setelah 60 pendaftar melewati seleksi secara administratif, akademik, hingga wawasan kebangsaan, sebanyak 20 orang sudah terpilih meneruskan ke bangku kuliah di Negeri Tirai Bambu, Tiongkok.

 20 orang tersebut diundang Bupati Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali untuk mengikuti pembekalan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Boyolali, Jumat (16/6) sore. Selain peserta program beasiswa joint degree, diundang pula 18 pelajar terpilih yang akan mengikuti Duta Seni dan Misi Kebudayaan tahun 2017.

 Dalam sambutannya, Bupati Boyolali, Seno Samodro menyampaikan Pemkab Boyolali ke depan akan terus menambah anggaran untuk mendukung program beasiswa pendidikan bagi warga Boyolali. “Di akhir masa jabatan saya akan saya siapkan Rp 50 miliar,” tegas Seno. Sehingga pihaknya berharap kira-kira empat tahun ke depan sebanyak 100 orang bisa mengikuti beasiswa karena dananya semakin meningkat.

 Terdapat salah satu siswa yang berasal dari wilayah utara Boyolali, yakni Juwangi, bernama Efrida Permatasari. Alumni SMAN 3 Boyolali yang baru saja lulus tersebut lolos program beasiswa ini merasa bangga karena terpilih mengikuti progam joint degree di tahun kedua yang diselenggarakan Pemkab Boyolali.

 “Perasaan saya bersyukur telah dicapai saat ini, dan semoga bisa menambah ilmu di luar negeri tidak hanya sebatas di Indonesia,” terang Efrida. Gadis warga Desa Cerme, Juwangi tersebut telah melakukan persiapan yang dilakukan dalam mengikuti kuliah internasional. “Persiapan yang saya lakukan dengan lebih memperdalam Bahasa Inggris, di kelas internasional dengan tiga jurusan yakni Tehnologi Informasi, Bisnis Mandarin dan Akuntansi,” imbuhnya.

Ditanya mengenai pesan yang Ia sampaikan bagi adik-adik pelajar di Boyolali agar bisa mengikuti jejaknya, Efrida berpesan agar aktif mencari informasi. “Cari informasi apa yang diselengarakan karena bisa menjadi peluang besar dalam mengembangkan pendidikan di Boyolali,” tambahnya.

 Di tempat yang sama, orangtua Efrida, Suwarno, yang turut diundang terus mendorong buah hatinya memilih pendidikan sesuai yang dinginkan. “Kesempatan itu tidak akan datang dua kali, dan memilih prospek yang lebih baik,” ungkap pengajar di SDN 2 Sambeng, Juwangi tersebut.

 Efrida, lanjut Suwarno meskipun dalam seleksi SNMPTN dan SMBPTN juga lolos namun lebih memilih mengikuti program beasiswa dari Pemkab Boyolali ini.

“Pesan saya kepada anak saya jangan lupa berdoa dan agar bisa menjalani dengan baik, dan niat belajar jangan sampai keluar dari jalur yang diniati,” tukas Suwarno. (*mjk/dst).

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top