SINKRONISASI DATA, KPK DATANGI BOYOLALI

SINKRONISASI DATA, KPK DATANGI BOYOLALI
Posted in Headline
Posted on: March 7th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Dalam rangka tindak lanjut paparan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, pihak KPK lakukan kroscek data di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Boyolali. Kroscek dilakukan Deputi Pencegahan KPK, Muhammad Najib di Inspektorat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Boyolali, Senin (6/3). Perwakilan KPK ini menyatakan kegiatan ini adalah salah satu tindaklanjut Rencana Aksi Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korupsi dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi. “Kunjungan di Boyolali ini untuk mensinkronkan yang di atas kertas dengan secara langsung,” terang Najib.

Lebih lanjut Najib menambahkan, pihaknya memberikan saran, apa yang bisa diperbaiki. Sehingga apabila terdapat permasalahan, dapat diperbaiki ke depannya.

Sementara Bupati Boyolali, Seno Samodro dalam kesempatan yang sama menerima kunjungan perwakilan dari KPK ini menyatakan kegembiraannya karena Boyolali didatangai KPK. Hal ini karena visi dan misi Bupati hampir sama dengan misi pencegahan korupsi yang diharapkan KPK. Bahkan Bupati mempersilahkan KPK untuk mengaudit di Boyolali. “Saya berharap divisi pencegahan untuk melakukan audit di Boyolali, karena selama ini hanya dari BPK setahun rata-rata dua kali,” ungkap Bupati Seno.

Harapan itu merupakan salah satu dari tiga masukan yang dikemukan Bupati untuk KPK. Masukan lain, pihaknya berharap divisi pencegahan untuk mengadakan diklat tidak hanya bagi pimpinan OPD tapi juga tingkat dibawahnya seperti Kabid dan Kabag. Hal ini dimaksudkan agar ilmu pencegahan koprupsi dapat diketahui lebih awal. Sementara masukan yang ketiga Bupati Seno bagi KPK untuk mengangkat agen dari pensiunan PNS, yang memahami masalah kepemerintahan. Hal ini karena  kenyataannya selama ini yang menjadi agen justru berasal dari unsur independen.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top