SEORANG WAFAT,  709 JEMAAH HAJI BOYOLALI 2017 SUDAH KEMBALI KE TANAH AIR

SEORANG WAFAT,  709 JEMAAH HAJI BOYOLALI 2017 SUDAH KEMBALI KE TANAH AIR
Posted in Informasi
Posted on: October 18th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Dari 710 jamaah haji tahun 1438 H/2017 dari Boyolali, sebanyak 709 dapat pulang ke Tanah Air sementara, seorang wafat di Tanah Suci. Jamaah yang wafat karena gangguan jantung dan pembuluh darah atas nama Arif Sukirno Kerto Pawiro (75) di salah satu rumah sakit di Mekkah.
“Jamaah yang meninggal adalah jamaah bapak haji Arif Sukirno asal Cepogo yang tergabung di kloter 78,” terang Kepala Bagian Kesra Setda Boyolali, Hendrayanto B.L, di Pendapa Gede Boyolali, Rabu (18/10) dalam acara penyambutan jamaah Haji Boyolali tahun 2017.
Agenda ini merupakan kegiatan yang digelar setelah seluruh jamaah haji pulang di Tanah Air.
Sebagai informasi 710 jamaah haji asal Boyolali terbagi dalam tiga kloter. Kloter 22 sebanyak 355 orang, di kloter 78 terdiri dari 332 orang serta 23 orang di kloter 79.
“Dulu sebelumnya berkumpul dengan predikat calon haji, sekarang sudah bergelar haji dan hajjah,” terang Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat.
Kami sampaikan selamat datang, sugeng rawuh, sehat konduripun saestu sejatinipun dados haji dan hajjah yang mabrur,” terang Said yang disambut Aamiin oleh jamaah yang hadir.
Wabup Said berharap, jamaah haji Boyolali dapat senantiasa menjaga kemabruran hajinya. “Dengan predikat haji dan hajjah yang ada untuk berdoa untuk Kabupaten Boyolali, diri sendiri, keluarga serta lingkungan,” imbuh Said.
Sementara salah satu jamaah yang hadir, Muhammad Fauzi ungkapkan kebahagiaan dan syukurnya usai pulang kembali ke Boyolali setelah berhaji dengan selamat.
Warga Bumi Singkil Permai I tersebut berpesan bagi calon jamaah haji tahun depan untuk mempersiapkan fisik yang prima.
“Pelayanan yang ada untuk ditingkatkan lagi dan tentunya persiapan fisik yang luar biasa bagi teman haji berikut,” ujar pria yang tergabung di kloter 22 ini. (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top