SENDRATARI RAMAYANA “SANG HANOMAN” HIBUR RI3BUAN WARGA BOYOLALI

SENDRATARI RAMAYANA “SANG HANOMAN” HIBUR RI3BUAN WARGA BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: July 16th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Satu lagi hadir sajian seni yang baru pertama kali disuguhkan di Boyolali. Sebuah penampilan yang mengolaborasikan seni, drama, dan tari dengan cerita yang disajikan dalam diiringi gamelan. Pemkab Boyolali melalui Disdikbud Kabupaten Boyolali memberikan hiburan bagi warga masyarakat Boyolali berupa Sendratari Ramayana, bertempat di Taman Simpang Siaga, Sabtu (15/7) malam. Penampilan selama dua jam dengan lakon Sang Hanoman membius ribuan penonton di lokasi pertunjukan dengan alunan gamelan orkestra.
Berbagai nafas kesenian akan diberi ruang oleh Pemkab Boyolali untuk berkarya. Melalui kesenian pula merupakan salah satu langkah dalam pembangunan Boyolali. “Seiring sejalan, seni budaya bersama mengiringi pembangunan di Boyolali,” terang Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dalam sambutan singkatnya.
Disinggung mengenai jenis suguhan sendratari ini, dimaksudkan untuk memberikan pertunjukan baru di Boyolali. “Sendratari kolosal Ramayana begitu indah dan takjubnya serta penuh kreatifitas seni,” terang penyelenggara dari CJDW Production, Rudy Kristianto.
Pihaknya berharap Pemkab mendukung dan memfasilitasi pelaku seni Boyolali untuk berkarya secara maksimal. Mengingat suguhan malam ini merupakan gabungan dari berbagai pelaku seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. “Pemerintah bisa memberikan support lagi kepada pelaku seni Boyolali sehingga bisa memainkan peran lebih maksimal,” imbuh Rudy.
Hal tersebut merupakan harapan Rudy mengingat pemain dalam sendratari ini hampir 80 persen dari 90 pemain dalam peran ini berasal dari ISI Surakarta. Namun demikian juga terdapat seniman asli Boyolali bahkan dari luar negeri berperan sebagai pemain orkestra pendukung sendratari.
Hawa dingin tidak juga menyurutkan penonton dari hadapan panggung yang menyaksikan hiburan karya sutradara Agung Kusumo Widagdo tersebut. Penonton semakin terkesima dengan paduan gerak tarian yang digawangi sang koreografer Anggara Kusuma Wibowo dan Dorothea Quin. Dilengkapi alunan musik gamelan orkestra oleh Dedek Gamelan Orkestra dengan Dedek Wahyudi sebagai komposernya.(*mjk/dst).

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top