SEJUMLAH DAERAH DAN LEMBAGA IKUT PANTAU PILKADES E-VOTING DAN E-VERIFIKASI DI BOYOLALI

SEJUMLAH DAERAH DAN LEMBAGA IKUT PANTAU PILKADES E-VOTING DAN E-VERIFIKASI DI BOYOLALI
Posted in Headline, Informasi
Posted on: December 1st, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI – Setelah sukses melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan sistem elektronik (e-voting) pada tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Boyolali kembali melaksanakan Pilkades e-voting dan e-verifikasi secara serentak di 15 Desa di Kabupaten Boyolali pada Kamis (1/12). Pilkades serentak kali ini juga menggunakan sistem elektonik verifikasi (e-verifikasi), dengan cara memindai (men-scan) Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). E-verifikasi ini dilakukan untuk menghindari kecurangan adanya pemilih ganda dalam pilkades e-voting. Data warga setempat akan muncul secara otomatis dan terekam dalam komputer panitia pilkades setelah di-scan.

Pesta demokrasi tingkat Desa ini tidak hanya diikuti warga setempat yang menggunakan hak pilihnya. Sejumlah lembaga dan daerah turut hadir dalam pelaksanaan pilkades dengan menerjunkan tim pemantau. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merupakan salah satu lembaga yang melakukan pantauan di Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo. Tim pemantau dari LIPI ditemui Wakil Bupati Boyolai, M. Said Hidayat yang kebetulah juga memantau di Desa setempat. Dengan menggunakan sepeda motor dengan membonceng ajudannya, Wabup Said Hidayat juga memantau pelaksanaan Pilkades di sejumlah Desa.

Adapun daerah yang datang dan memantau pelaksanaan Pilkades serentak ini diantaranya, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Lampung Timur dan daerah lain. Tak lain dan tak bukan kedatangan mereka untuk menggali pengetahuan terkait pelaksanaan Pilkades yang menggunakan sistem e-voting dan e-verifikasi ini.

Sementara itu Bupati Boyolali, Seno Samodro meminta Kades yang terpilih untuk tidak terbuai dengan euforia. “Bagi Kades terpilih tentunya saya sampaikan selamat, namun jangan terlalu lama bereuforia. Kades terpilih harus segera belajar, belajar dan belajar,” terang Bupati Seno di sela acara launching e-commerce Komodita Boyolali di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Boyolali. Hal itu disampaikan Bupati mengingat pengelolaan administrasi Dana Desa membutuhkan ketelitian dan kecermatan.

Seperti diketahui pilkades e-voting ini juga telah dilaksanakan pada tahun 2013 di beberapa Pilkades yang digelar di sejumlah Desa di Kabupaten Boyolali. Kesuksesan itulah yang akhirnya Pemeritah Kabupaten Boyolali menggelar Pilkades e-voting secara serentak di 15 Desa di Kebaupaten Boyolali. Kelima belas Desa yang menggelar Pilkades serentak yakni Tarubatang (Selo), Gubug dan Kembangkuning (Cepogo), Ngagrong (Ampel), Jurug dan Manggis (Mojosongo), Salakan dan Kopen (Teras), Dukuh (Banyudono), Tegalrejo (Sawit), Temon (Simo), Kedungrejo (Kemusu), Sendangrejo dan Karanggatak (Klego), dan Manyaran (Karanggede).

 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top