SAPI BETINA PRODUKTIF  DILARANG DIPOTONG

SAPI BETINA PRODUKTIF  DILARANG DIPOTONG
Posted in Informasi
Posted on: May 23rd, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali terus menyampaikan larangan pemotongan hewan ternak, khususnya sapi betina produktif.

Demikian diungkapkan Kepala Disnakan Boyolali, Juwaris, Selasa (23/5). Menurut Juwaris, sesuai program pemerintah, yakni sapi indukan wajib bunting (Iwab) untuk menuju swasembada daging, pihaknya bekerjasama dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, terus menyosialisasikan larangan pemotongan sapi betina produktif.
“Terus kami sosialisasikan terutama pada para jagal hewan di luar rumah potong hewan (RPH),” ungkap Juwaris, Selasa (23/5).
Juwaris menegaskan, untuk RPH yang dikelola resmi pemerintah, saat ini sudah melakukan ketentuan tersebut. Namun pihaknya tidak memungkiri masih banyak jagal yang melakukan pemotongan di luar RPH. Sehingga ketentuan yang sudah diatur dalam UU 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan, yang melarang tegas pemotingan hewan betina produktif, dapat dilaksanakan oleh para jagal.
Terkait ini, pihaknya akan mengumpulkan jagal yang ada di Boyolali akan dikumpulkan untuk disosialisasi bersama jajaran kepolisian.
Sosialisasi nantinya menurut Juwaris, pihaknya akan mengundang seluruh jagal di Boyolali. Berkaitan ini, pihaknya sudah berkomunikasi dengan paguyuban jagal, serta jajaran Polres Boyolali. Keberadaan polisi sebagai penegak hukum menurut Juwaris dibutuhkan agar parajagal mengetahui pemotongan hewan betina produktif dilarang UU.
“Larangan termasuk pemotongan betina sapi, kerbau, dan kambing yang produktif,” tegas Juwaris.
Saat ini lanjut Juwaris, populasi sapi potong di Boyolali berkisar 97.670-an ekor. Sedangkan untuk sapi perah mencapai 89.000-an ekor. Terkait upaya peningkatan populasi ternak, menurut Juwaris saat ini pemerintah sudah menjalankan program inseminasi buatan (IB) gratis. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top