SANTUNAN DAN TALI ASIH BAGI KELUARGA ANGGOTA SAR YANG GUGUR SAAT BERTUGAS

SANTUNAN DAN TALI ASIH BAGI KELUARGA ANGGOTA SAR YANG GUGUR SAAT BERTUGAS
Posted in Informasi
Posted on: February 24th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Kamis (16/2) kehilangan salah satu anggotanya saat bertugas. Pejuang kemanusiaan yang telah bergabung di BPBD selama tiga tahun itu bernama Toni Arifin, salah satu anggota SAR Boyolali yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat. Toni diduga terperosok ke dalam selokan dan hanyut di dalam selokan sedalam kurang lebih 2,5 meter pada lokasi banjir di Dukuh Gatak, Banyudono, tepatnya di sekitar Kantor BRI Banyudono.

 Saat itu, korban sedang membersihkan sampah yang menyumbat selokan akibat hujan yang cukup deras sehingga menyebabkan anak-anak sungai di kawasan tersebut meluap sehingga merendam jalan utama Solo-Semarang. Ia diduga tidak mengetahui ada selokan di dekatnya hingga terperosok. Sejumlah warga berusaha membrikan pertolongan kepada korban dengan mencoba meraih tangan korban, namun arus selokan yang begitu kuat dan menyeret tubuh korban ke gorong-gorong hingga sejauh lebih 1 kilometer

Karena rasa kehilangan itu, Pemkab Boyolali melalui Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat menyerahkan tali asih kepada keluarga korban. Diserahkan di kantor BPBD setempat, Wabup berharap tali asih ini bisa dimanfaatkan bagi keluarga. “Semoga tali asih ini bisa bermanfaat bagi kelaurga yang ditinggalkan dan meneruskan menjalani hidup dalam salam satu ketulusan dan keikhlasan,” ungkap Wabup. Pihaknya berharap keluarga diberi ketulusan dan keikhlasan seperti halnya almarhum Toni yang bergerak dalam wilayah kemanusiaan.

Sementara Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto yang juga turut hadir menyampaikan tali asih dari tokoh masyarakat Boyolali mewacanakan adanya asuransi atau perlindungan kepada anggota SAR. “Saat ini sedang mencari regulasi, sehingga misi kemanusiaan tidak mengharapkan kejadian ini terulang lagi,” terang Paryanto. Untuk itu pihaknya akan berusaha untuk menganggarkan perlindungan dan santunan melalui APBD.

 Sementara istri Toni Arifin, Heni Karsini yang menerima tali asih menyampaikan terima kasih atas perhatian dari berbagai pihak. “Alamdulillah ada perhatian banyak pihak khususnya kepada saya sekeluarga dan almarhum suami saya,” terang Heni sambil menggendong salah satu anaknya. Toni pergi meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak, David Raditya Saputra dan Dhea Aulia Pramudita.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top