Sambutan

“Le Perspective de Boyolali A L’avenir…”
Membangun Kab. Boyolali tidak bisa lepas dari pengalaman hidup saya, setidaknya ketika masih duduk di bangku SMA, tahun 1980-an. Saat itu kecintaan saya pada gunung sudah tidak terkira lagi. Dalam usia yang masih remaja, betapa bangganya saya mampu mendaki gunung-gunung tinggi. Namun di balik kebanggan itu, hanya gunung Merapi yang benar-benar memenuhi rasa kepuasan saya. Relatif tidak terlalu tinggi karena masih di bawah 3.000 meter, begitu dinamis dalam pendakian, memiliki keindahan yang luar biasa dan tentu saja tidak memerlukan biaya mahal karena berada di wilayah Boyolali. Karena itulah saya sering melakukan pendakian gunung itu hingga mengenal betul dengan alam pertanian sekaligus masyarakatnya. Satu hal yang masih ingat, betapa banyaknya burungburung berterbangan pada saat itu. Dari keindahan gunung Merapi itulah saya menemukan keindahan-keindahan alam lainnya di wilayah Kabupaten Boyolali.

Ingatan tentang keindahan alam Boyolali yang masih begitu asri itu benar benar terekam dalam benak saya ketika tinggal bertahun-tahun di Perancis. Di sela-sela kesibukan atau di masa senggang saya bekerja di KJRI Marseille, Perancis, saya selalu meluangkan waktu untuk jalan-jalan menikmati keindahan kota-kota di benua Eropa, Amerika, bahkan benua Afrika. Saat itu, belasan tahun yang lalu, saya sudah bermimpi menjadi pemimpin di Boyolali. Saya bangun mimpi itu sambil berpikir, apa yang bisa saya bawa pulang saat nanti harus kembali. Dan ketika akhirnya saya menjadi Bupati Boyolali. Pengalaman pernah menjadi pencinta alam dan pengalaman saya tinggal di Eropa menjadi hal yang penting sebagai pegangan untuk membangun Kabupaten Boyolali, khususnya di bidang agrowisata dan pertanian. Bahwa Kabupaten Boyolali memiliki kekayaan potensi sumberdaya

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top