Rp 3 M, UNTUK REVITALISASI PASAR WONOSEGORO

Posted in Artikel
Posted on: April 27th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Pemerintahan Bupati Boyolali, Seno Samodro, terus melakukan revitalisasi pasar-pasar tradisional agar lebih representatif sehingga mampu mendongkrak ekonomi rakyat. Kali ini, usai pembangunan Pasar Sambi, Pemkab melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), mulai membangun Pasar Wonosegoro.
Menurut Kepala Disdagperin, Suyitno, saat ini proses pembangunan sudah berjalan dan tahapannya sudah memasuki lelang. Dikatakan Suyitno, untuk pembangunan Pasar Wonosegoro tersebut, dialokasikan anggaran senilai Rp 3 miliar.
“Saat ini sudah tahap lelang dan segera dibangun,” ungkap Suyitno, Kamis (27/4).
Sebagai persiapan pembangunan, menurut Suyitno saat ini pihaknya tengah membangun pasar darurat. Sehingga saat pasar direvitalisasi nanti, kegiatan pasaran tetap akan berlangsung di pasar darurat.
Untuk pembangunan pasar darurat tersebut, menurut Suyitno pihaknya akan menggunakan pasar darurat Sambi. Bahkan saat ini, pasar darurat tersebut sebagian sudah dibongkar untuk dibangun di Wonosegoro.
Langkah ini jelas dia, demi efisiensi karena membangun pasar darurat membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Untuk membangun pasar darurat Sambi kemarin, alokasi anggarannya mencapai Rp 1,4 miliar.
Sehingga untuk pasar darurat tersebut, menurut Suyitno tidak dilelang meskipun sudah tidak digunakan. Pasar darurat tersebut justru dimanfaatkan kembali untuk pembangunan pasar-pasar tradisional lainnya seperti yang ada di Wonosegoro.
“Untuk membangun satu pasar darurat paling tidak butuh anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Sehingga pasar darurat yang ada tidak dilelangkan, tetapi dimanfaatkan sehingga lebih efisien,” kata dia.
Terpisah, Kades Tempursari, Kecamatan Sambi, Panut, dengan dibongkarnya pasar darurat tersebut,, pihaknya berharap lokasinya akan direklamasi atau dikembalikan menjadi lapangan desa.  Pihaknya juga berharap, proses reklamasi dilakukan dengan pemerataan lahan sehingga lapangan tersebut bisa digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat umum, terutama di bidang kepemudaan dan olahraga.
“Direklamasi seperti semula dan kalau bisa diratakan akan lebih baik,” imbuh dia.()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top