RELOKASI RUTAN BOYOLALI DIMULAI

RELOKASI RUTAN BOYOLALI DIMULAI
Posted in Informasi
Posted on: December 9th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Keberadaan dan kondisi Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIb Boyolali yang berada di Jalan Merapi sudah memprihatinkan. Gagasan Bupati Boyolali, Seno Samodro untuk merelokasi bangunan yang sudah over kapasitas tersebut akan terwujud secara bertahap. Hari ini, Sabtu (9/12) bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, Bupati Seno gelar peletakan batu pertama relokasi Rutan Boyolali ke wilayah Kecamatan Mojosongo. Dari lahan semula 2.800 meter persegi akan direlokasi pada lahan seluas 14.300 meter persegi.
“Kondisi rutan di Boyolali sudah memprihatinkan, saya siapkan lahan 14.300 meter dimulai dengan pembuatan pagar secara cor beton setinggi enam meter,” terang Bupati Seno dalam keterangannya di Pendapa Gede Boyolali ketika memberikan paparan di hadapan Menkumham.
Proses pembangunan pagar tersebut saat ini masih berlangaung dengan sasaran panjang 252 meter berbujet Rp 2,89 miliar. Selain mampu menampung sekitar 500 tahanan, ke depan diharapkan rutan tersebut dilengkapi fasilitas seperti tempat ibadah, poliklinik dan Balai Latihan Kerja serta lahan parkir yang memadai.
Sementara Menkumham mengatakan persoalan penghuni yang melebihi jumlah kapasitas yang terbatas pada rutan/lapas [Lembaga Pemasyarakatan], semakin hari semakin bertambah terutama kasus narkoba.
“Saat ini kondisi pada Rutan/Lapas di Indonesia sudah menampung sekitar 229 ribu, sementara kemampuan hanya sekitar 130 ribu,” terang Menteri Yasonna.
Kemudian dijelaskan pada sejumlah daerah mengalami over kapasitas hingga 300 sampai 400 persen. “Ada yang 500 sampai 600 persen sehingga itu sangat mengerikan sekali,” imbuhnya.
Wacana Bupati Boyolali tersebut diapresiasi Menkumham yang didampingi Sekjen Kemenkumham beserta jajaran Kemenkumham wilayah Jawa Tengah karena membantu pemerintah. Apa yang dilakukan Bupati Boyolali membantu pemerintah pusat dengan membangun baru dengan tambahan bangunan. Relokasi ini menjadi wujud sinergitas pembangunan pemerintah daerah dan pusat yang saling mendukung untuk kepentingan masyarakat.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top