PRESIDEN JOKOWI SERAHKAN SK IHPS KEPADA PETANI BOYOLALI  

PRESIDEN JOKOWI SERAHKAN SK IHPS KEPADA PETANI BOYOLALI   
Posted in Informasi
Posted on: November 4th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI- Ribuan warga dari Boyolali dan Pemalang sejak pagi telah memenuhi Lapangan Desa Wonoharjo; Kecamatan Kemusu, Sabtu (4/11). Meski udara sangat panas, rasa suka cita terpancar dari raut wajah mereka karena akan diserahterimakan Surat Keputusan (SK) Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IHPS) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Program tersebut merupakan pemanfaatan lahan milik Negara yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan. Warga bisa menggarap lahan selama 35 tahun dan bisa diperpanjang.

Jokowi datang didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Presiden memberikan langsung SK IHPS kepada perwakilan kelompok tani dari Boyolali dan Pemalang. Presiden meminta penerima manfaat untuk mengolah lahan tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya.

“Kurang lebih setahun lagi akan saya cek, saya kontrol apa yang kita sudah diberikan ini bermanfaat tidak, mensejahterakan tidak. Menjadikan pendapatan Bapak Ibu naik tidak akan saya cek betul,” tegas Jokowi saat memberi sambutan.

 

Lahan tersebut bisa ditanami komoditas yang disesuaikan dengan daerah setempat seperti jagung, kayu putih, palawija, empon-empon dan berbagai tanaman produktif lainnya. Tak hanya membagikan pengelolaan lahan saja, pemerintah juga menggandeng bank berpelat merah, Bank Rakyat Indoensia (BRI) untuk membantu kredit usaha rakyat dengan bunga sangat ringan.

 

“Nantinya petani bisa meminjam uang ke bank untuk membeli bibit tanaman dan pupuk. Bunganya sangat kecil. Ini mumpung ada Direkturnya,” ujar Jokowi. Tapi, lanjut Presiden masyarakat melakukan perhitungan sebelum mengajukan kredit di bank tersebut.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan jumlah luas lahan yang diberikan kepada kelompok tani sejumlah 1.685 kepala keluarga, seluas 1.890,6 hektar. Adapaun masih terdapat beberapa lahan perhutanan sosial yang masih dalam proses penyelesaian yaitu seluas 960 ribu hektar.

“Untuk Pulau Jawa, dalam penyiapan kerja seluas 46.000 hektar yang tersebar pada 48 titik di 30 Kabupaten,” kata Siti.


Di tempat yang sama Sriyanto, warga Desa Wonoharjo mengungkapkan rasa senangnya setelah menerima SK pada lahan yang Dia garap puluhan tahun lamanya. “Ya senang sekali, ada kepastian sudah ada SK-nya,” ujarnya. Ungkapan senang tersebut dikarenakan Dia tidak memiliki lahan selain kebun yang ditempati bersama anggota keluarganya. “Akan saya tanami jagung dan hasilnya sebagai sumber penghasilan untuk kesejahteraan keluarga seperti apa yang disampaikan pak Presiden,” terangnya. (Tim Liputan Diskominfo)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top