POPULASI RUSA DI TAMAN RUMAH DINAS BUPATI BERTAMBAH

POPULASI RUSA DI TAMAN RUMAH DINAS BUPATI BERTAMBAH
Posted in Informasi
Posted on: January 25th, 2018 Oleh Administrator
BOYOLALI – Keberadaan rusa totol (Axis-axis.sp) di taman komplek Rumah Dinas Bupati Boyolali semakin menarik perhatian warga. Setiap sore, tak jarang warga berkunjung menyaksikan keberadaan rusa diperoleh dari Istana Kepresidenan Bogor tersebut. Dari semula enam ekor, kini telah menjadi delapan ekor karena telah beberapa kali melahirkan. Terbaru pada Rabu (24/1) sekitar pukul 14.30 WIB tadi telah lahir seekor lagi yang menambah jumlah populasi hewan di tempat tersebut.
“Hibah rusa dari Istana Bogor sebanyak enam ekor dengan 4 betina dan 2 jantan, dan tadi baru saja melahirkan satu ekor lagi di taman Rumdin Bupati Boyolali” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Totok Eko Y.P di kantornya pada Rabu (24/1).
Selanjutnya Totok menambahkan, rusa betina tersebut telah melahirkan tiga kali namun ada satu ekor yang mati. Ditempatkannya hewan mamalia di kawasan Rumah Dinas Bupati Boyolali tersebut selain untuk konservasi juga sebagai media pengenalan dan pembelajaran bagi warga masyarakat.
“Selain untuk konservasi juga untuk mengenalkan warga bahwa masih terdapat hewan tersebut dan dapat dikembangbiakkan,” imbuh Totok.
Atas koordinasi yang baik, kabar kelahiran rusa tersebut ditindaklanjuti petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali. Para dokter hewan dan tim kesehatan hewan (keswan) di OPD tersebut berupaya memberikan perawatan dan perhatian kepada bayi rusa yang baru saja dilahirkan.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali, Juwaris di ruang kerjanya. Petugas keswan oleh Juwaris juga diminta untuk sekaligus menyiapkan vitamin dan gizi untuk rusa tersebut. Ke depan Juwaris berharap selain kesehatan agar memperhatikan pakan hewan-hewan tersebut.
Sebagai informasi selain keberadaan rusa di taman tersebut akan diberi peliharaan burung. Saat ini sudah ada dome [sangkar berbentuk kubah besar] yang telah disiapkan.
“Tahun ini telah dianggarkan sekitar Rp 70 juta untuk pengadaan burung yang ditempatkan di dome dan sangkar karantina jika ada bjrung yang sakit,” tandas Juwaris.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top