PETANI LERENG MERAPI – MERBABU MULAI TANAM SAYUR

PETANI LERENG MERAPI – MERBABU MULAI TANAM SAYUR
Posted in Informasi
Posted on: October 19th, 2017 Oleh Administrator

Musim Tembakau Berakhir, Petani Lereng Merapi-Merbabu Mulai Tanam Sayuran

BOYOLALI : Seiring dengan berakhirnya musim kemarau, musim panen tembakau petani lereng Gunung Merapi-Merbabu juga berakhir. Saat ini, para petani mulai bersiap bertanam sayuran terlebih cuaca sudah mulai turun hujan.

Berakhirnya musim panen tembakau saat ini petani tinggal menuntaskan proses hasil panen dan bersiap mengolah lahan untuk sayuran, di antaranya dengan mencabuti tonggak-tonggak tanaman tembakau.

Salah satunya seperti yang dilakukan Sumiyem (62) petani di Dukuh Temusari, Desa Lencoh, Kecamatan Selo. Setelah musim panen tembakau selesai, dirinya pun segera melakukan persiapan tanam selanjutnya. Seperti biasanya, usai tanaman tembakau, para petani melanjutkan dengan tanaman sayur-sayuran.

Bahkan beberapa petani lain menurut Sumiyem juga sudah menebar benih sayuran saat menjelang panen daun tembakau terakhir. Hasilnnya setelah panen tembakau selesai, benih sayuran yang ditebar sudah mulai tumbuh apalagi selepas turun hujan beberapa hari kemarin.

“Tinggal mencabuti batang-batang tembakau ini agar tidak mengganggu pertumbuhan sayuran di bawahnya,” tutur Sumiyem.

Batang tembakau tersebut menurut Sumiyem harus dicabut sempurna berikut akarnya. Jika tidak, meski tersisa batangnya saja namun akarnya masih tumbuh dan memakan nutrisi untuk tanaman sayuran.

Sumiyem mengaku tahun ini hasil panen tembakau cukup bagus. Kondisi ini tak lepas dari membaiknya cuaca tahun ini, musim kemarau bisa berlangsung penuh dan sangat bagus untuk pertumbuhan tembakau. Selain itu, usai panen tembakau kondisi cuaca juga sudah diselingi turun hujan.

“Syukur sekali langsung turun hujan, tanaman akan lebih cepat tumbuh,” kata Sumiyem yang selain bertanam jagung juga sejumlah sayuran lain seperti wortel dan bunga kol itu.

Sementara itu, batang-batang tembakau yang dicabut dari ladang kemudian dikumpulkan Sumiyem untuk dibawa pulang. Batang-batang tembakau tersebut nantinya akan dikeringkan dan dimanfaatkan sebagai bahan kayu bakar.

Petani lainnya, Warso (68), warga Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, juga mengaku langsung bertanam sayuran usai musim panen tembakau selesai. Hal itu dia lakukan lantaran kondisi cuaca cukup menguntungkan karena sudah mulai turun hujan.

“Saya tanam wortel dan daun adas,” kata dia.

Warso mengaku cukup gembira tahun ini, salah satunya lantaran harga tembakau saat ini cukup bagus. Setidaknya tebasan satu petak ladangnya bisa laku sekitar Rp 4,5 juta. Hasil dari panen tembakau tersebut menurut dia cukup untuk dijadikan modal tanam sayuran menjelang musim hujan saat ini. Dia dan petani lainnya berharap harga sayuran juga akan bagus saat panen nanti. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top