PERINGATI HARI TARI SEDUNIA, BOYOLALI MENARI 24 JAM DIGELAR

PERINGATI HARI TARI SEDUNIA, BOYOLALI MENARI 24 JAM DIGELAR
Posted in Artikel
Posted on: April 27th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Sebanyak 1.728 penari ikut meramaikan event bertemakan “Bojalali Ekspresi Gerak Boyolali” itu. Tak hanya penari lokal, dalam kegiatan tersebut juga terdapat sejumlah penari mancanegara yang turut ambil bagian. Mereka di antaranya dari China, Jerman, Timor Leste, Singapura, serta sejumlah penari dari kota-kota sekitar Boyolali.
Kegiatan Boyolali menari 24 jam nonstop tersebut diselenggarakan Disdikbud bekerjasama dengan Ketholeng Institute dan Ireng Putih Production. Kegiatan menari tersebut diawali dengan tari kolosal jaran kepang, yang dipentaskan oleh 500 pelajar SMP dan SMA Boyolali dengan lokasi Pendapa Alit rumah dinas (Rumdin) bupati mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan menari tersebut berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan disambung tari-tarian yang dipentaskan siswa PAUD, TK, dan SD.
Selepas itu, kegiatan menari dilanjutkan ke Gelanggang Anuraga, yang dipentaskan oleh para pelajar SMP dan SMA di Boyolali. Petang harinya, kegiatan menari itu kembali bergeser ke kawasan Simpang Lima Siaga yang berlangsung hingga tengah malam.
Di Simpang Lima Siaga ini, sejumlah penari dari kalangan profesional maupun penari dari mancanegara dan luar daerah akan tampil. Diagendakan pentas di simpang lima tersebut hingga pukul 00.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan bergeser ke Gedung Putih Kantor Bupati di kawasan komplek kantor terpadu Kemiri, Mojosongo.
Kegiatan menari terus berlangsung hingga Minggu pagi dan puncaknya kembali bergeser ke tugu jam Boyolali, lokasi car free day (CFD). Di sini, sejumlah kelompok tari dan pemusik melanjutkan pentas. Bahkan, di CFD tersebut, para pengunjung juga akan dilibatkan dalam tarian flash mop.
Ketua Panitia, Eka Prihatanta mengungkapkan, selama kegiatan menari itu berlangsung, terdapat lima penari yang akan menjadi ikon, dan akan terus menari selama 24 jam nonstop hingga acara selesai.
Menurut Eka, kegiatan ini selain untuk peringatan Hari tari sedunia 2017, juga dimaksudkan untuk memperkenalkan kebudayaan maupun kesenian Boyolali, dan mempromosikan pembangunan serta pariwisata Boyolali.
“Total peserta sebanyak 1.728 penari, sedangkan untuk yang di CFD saat penutupan ada 900-an penari, belum termasuk pengunjung yang akan dilibatkan nantinya,” terang Eka.
Sejumlah tari yang akan dipentaskan lanjut Eka, di antaranya yakni tari topeng ireng, kiprah ratu sewu, Bambangan Cakil, taru Rampak, Candik, Turangga Seta, dan berbagai tarian lainnya. ()

BOYOLALI : Dalam rangka peringatan Hari Tari sedunia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Didikbud) Boyolali menggelar event Boyolali menari 24 jam nonstop,Sabtu-Minggu (29-30/4) besok.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top