PENTINGNYA ARSIP SEBAGAI REKAM JEJAK SUMBER INFORMASI

PENTINGNYA ARSIP SEBAGAI REKAM JEJAK SUMBER INFORMASI
Posted in Informasi
Posted on: April 25th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Demi terwujudnya keberadaan pemerintahan yang baik (good government) dan bersih (clean government) perlu adanya perubahan managemen pemerintahan ke arah yang lebih transparan dan akuntabel. Perubahan itu berimplikasi terhadap managemen kearsipan pemerintah, dimana peran arsip diuntut berfungsi sebagai rekam jejak dan sumber informasi.

Arsip sebagaimana dimaksudkan sebagai penyediaan bahan akuntabilitas publik yang harus selalu tersedia. Saat ini arsip cenderung diabaikan cara pengelolaan karena tidak disimpan dalam sistem agar bisa terkontrol. Guna mewujudkan tata kelola arsip secara otomasi berbasis web, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Boyolali selenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kearsipan Daerah (Bintek SIKD). Melalui bintek ini diharapkan menjadi sarana pengelolaan arsip dinamis aagr mempermudah dalam pengelolaanya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Arpus Boyolali, Djoko Prasetyo dalam laporannya pada pembukaan bintek di Hotel d’Green Kayon, Ngemplak, Boyolali, Selasa (25/4). “Melalui bintek ini diharapkan menjadi media untuk mendapatkan pemahaman, pengetahuan dan teknologi informasi dalam pengelolaan arsip dengan system otomasi yang berbasis jaringan komputer,” terang Djoko.

Selanjutnya Djoko menambahkan, bintek ini akan diikuti petugas pengelola arsip di masing-masing OPD selama empat hari dari Selasa hingga Jumat (25-28/4). Tujuan dari diselenggarakannya bintek ini untuk memberikan pelatihan pengelolaan arsip dinamis secara otomasi agar mempermudah dalam pengelolaan dan penemuan kembali arsip.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Sri Ardiningsih dalam sambutan pembukaannya berharap ASN memanfaatkan email dalam melakukan tugasnya. Hal tersebut dimaksudkan Sekda agar bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat. “Tuntutan masyarakat pelayanan (semakin) berat, kita harus lebih baik, lebih cepat dan murah,” terang Ardiningsih. 

Konsep paperless dengan mengurangi penggunaan ATK juga dilakukan Pemkab Boyolali dalam mendukung konsep smart city. 

“Sekarang undangan pakai email, tidak ada alasan tidak menerima. Semua PNS harus memiliki email,” pungkas Sekda Ardiningsih.

 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top