PASAR MANGU SEGERA DIRELOKASI

Posted in Informasi
Posted on: July 21st, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Revitalisasi pasar tradisional terus dilakukan Pemkab Boyolali untuk semakin memajukan perekonomian rakyat. Setelah banyak pasar tradisional yang direvitalisasi, giliran Pasar Mangu di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak yang akan segera dibangun.
Pasar yang berada di kawasan Bandara Internasional  Adi Soemarmo tersebut, akan dipindahkan karena selain kondisinya saat ini yang terkesan kumuh dan banyak kerusakan, posisinya yang berada pinggir jalan cukup menyebabkan kesemrawutan arus lalu lintas.
Kesemrawutan terjadi lantaran banyaknya pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan. Sementara arus lalu lintas jalan raya Ngesrep-Nogosari tersebut, merupakan lintasan padat. Akibatnya, sering terjadi antrean panjang kendaraan yang melintasi depan Pasar Mangu tersebut. Padahal pasar tradisional tersebut beroperasi 24 jam sehari dan menjadi jujukan para pedagang maupun tengkulak.
Melihat kondisi itu, menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Suyitno, Pasar Mangu direncanakan dipindah ke lokasi yang baru yang lebih representatif.
“Selain alasan-alasan tadi, juga karena keberadaan Pasar Mangu yang saat ini sudah tak bisa lagi dikembangkan karena luasannya terbatas, misalnya untuk dibangun lokasi parkir dan sebagainya,” ungkap Suyitno kemarin.
Disebutkannya, Pasar Mangu nantinya direncanakan dipindah ke timur pasar yang ada saat ini. Letaknya nanti cukup berjarak dengan jalan utama bandara sehingga tidak akan menyebabkan kesemrawutan lalu lintas. Relokasi nanti direncanakan pasar yang baru akan lebih luas karena dibangun di atas luasan lahan satu hektare dan ditegaskan Suyitno lokasinya juga cukup strategis.
Bahkan untuk mendukung akses masuk ke dalam pasar, nantinya menurut Suyitno juga akan dibangun jalan maupun perlebaran jalan yang sudah ada. Sedangkan alokasi anggaran pembangunan pasar, menurut dia senilai Rp 6 miliar.
“Saat ini baru dilakukan penataan lahan dengan anggaran Rp 1,3 miliar,” jelas dia.
Nantinya, pasar yang baru tersebut di antaranya meliputi 55 kios, serta los pasar yang mampu menampung sekitar 198 pedagang. Pihaknya berharap, dengan revitalisasi pasar tersebut, selain memajukan pasar tradisional, juga menjadi solusi kesemrawutan jalan saat ini. (AR)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top