NUANZA PORSELEN INDONESIA : TERAPKAN POLA BINA UMKM LAIN, REKRUT KARYAWAN WARGA SEKITAR

NUANZA PORSELEN INDONESIA : TERAPKAN POLA BINA UMKM LAIN, REKRUT KARYAWAN WARGA SEKITAR
Posted in Artikel
Posted on: April 1st, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Meskipun baru berjalan lebih kurang empat tahun sejak 2013, keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan produk porselen atau keramik ini semakin terus berkembang. Berlokasi di Dukuh Dedegan;Ngadirojo;Ampel, produk Nuanza Porselen Indonesia (NPI) telah menembus berbagai negara untuk diekspor. Disampaikan Direktur NPI, Roy Wibisono di tempat usahanya pada Jumat (31/3) bahwa produknya sekarang hampir sudah merambah di seluruh negara di dunia. “Produk kami lebih banyak untuk kalangan high end, sejumlah resto dan resort maupun hotel terbaik di dunia menggunakan produk Nuanza Porselen,” terang Roy. Usahanya diutamakan menjual kualitas, selain ke hotel berbintang lima juga memproduksi souvenir kenegaraan, tropi kejuaraan golf internasional, tableware, tile dan berbagai produk lain.

 Selain itu, Roy menambahkan, produk keramik keramik miliknya merupakan buatan tangan (handmade). Pihaknya meyakinkan bahwa karya dari perusahaannya benar-benar real handmade yang dibuat menggunakan perasaan, proses mendetil dan teliti. “Produksi dilakukan putra putri terbaik Boyolali yang mengandalkan kekuatan manusia,” imbuh Roy.

 Perusahaannya kini memiliki 50 orang karyawan yang terdidik, serta memiliki kemampuan dan pengalaman bertahun-tahun yang akan terus ditingkatkan kemampuannya. Atas dasar itulah Roy merasa yakin bahwa NPI menjadi produsen keramik handmade terkemuka di Indonesia.

 Di tahun keempat usahanya, Roy kini memiliki sebanyak 50 karyawan produksi yang sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar tempat usahanya. “Karyawan kami pada tahun pertama sebanyak empat orang, kemudian pada tahun keempat 50 orang dan target kami pada tahun kelima mencapai 100 orang putra putri terbaik Boyolali,” harap Roy. Dari karyawan yang diberdayakan ini, pihaknya mampu memproduksi sekitar 6 ribu hingga 10 ribu produk per bulan menyesuaikan ukurannya..

 Meskipun produk NPI sudah mendunia, pihaknya masih berharap untuk terus dibina oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui dinas terkait. Pola seperti ini pula yang diterapkan Roy yang juga bersedia membina UMKM di bawahnya. Hal ini menurutnya, akan sebagai contoh dan lokomotif antar UMKM, yang terbukti dengan penyerapan tenaga kerja.

 Disinggung mengenai omzet yang dicapai NPI, Roy menjelaskan semakin naik dan terus meningkat. Hal ini dikarenakan pihaknya mengutamakan kualitas memberi kepuasan konsumen. “Omzet tahun pertama Nuansa Porselen rata-rata perbulan hanya sekitar Rp 3 juta. Kemudian tahun ke tahun naik dan naik meningkat dan saat ini bisa mencapai antara Rp 150 hingga 250 juta per bulan,” terang Roy.

 Pencapaian NPI hingga saat ini diterapkan dengan membuat produk berkualitas sehingga konsumen akan mengenalkan produknya pada konsumen lain jadi semakin lama semakin menyebar luas. Cara lain yang diterapkan dengan mengikuti sejumlah pameran terutama yang difasilitasi Pemkab Boyolali.

 Kendala yang dihadapi di tempat usahanya diungkapkan Roy berupa keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini mengingat karena karyawan berawal dari nol, yang harus dilatih, dididk perlahan sehingga bekerja sesuai standar yang ditentukan.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top