MENUAI BERKAH DARI TERIK MATAHARI

MENUAI BERKAH DARI TERIK MATAHARI
Posted in Informasi
Posted on: June 7th, 2017 Oleh Administrator
Panas matahari cukup terik sejak beberapa hari terakhir. Sengatan matahari itu, tidak dirasakan Mustarifah, warga Dukuh Bentangan, Desa Doplang, Kecamatan Teras. Berbekal caping atau topi bambu, Mustarifah sembari jongkok, terus membolak-balikkan irisan kerupuk rambak di atas terpal di halaman rumahnya.
Dengan cekatan, satu per satu irisan rambak itu dibolak-baliknya agar cepat kering sembari sesekali tangannya mengusap tetes keringat yang bercucuran di keningnya. Bagi Mustarifah, cuaca terik matahari yang panas ini justru menjadi berkah.
Sebagai pengrajin kerupuk rambak, panas matahari merupakan sarana satu-satunya untuk pengeringan irisan olahan rambak yang diproduksinya. Kondisi cuaca mendung dan hujan beberapa hari lalu, justru membuat dirinya maupun pengrajin kerupuk rambak lain di desanya, susah karena sulit mengeringkan rambak.
“Untung saja beberapa hari ini cuacanya baik dan panas,” tutur dia.
Saat ini, Mustarifah mengaku sangat membutuhkan panas matahari. Apalagi sejak sepekan sebelum puasa kemarin, pesanan kerupuk rambak terus meningkat hingga dua kali lipat. Seluruh pesanan tersebut semuanya harus bisa dilayani dengan baik mengingat sebentar lagi lebaran dan butuh banyak biaya. Untuk itu, Mustarifah bersama suami, harus melipatkan produksi rambaknya hingga 3 kuintal per hari saat ini.
Agar target produksinya tercapai, butuh kondisi cuaca yang mendukung. Menurut Mustarifah, jika kondisi terik matahari maksimal seperti saat ini, dalam sehari dirinya bisa mengeringkan 2-3 kuintal rambak. Namun jika kondisi mendung, pengeringan memakan waktu lebih lama, bisa sampai 2-3 hari.
Setelah dikeringkan, irisan rambak-rambak berbentuk kubus tersebut kemudian dikemas dan siap diambil oleh pedagang langganan. Biasanya, kerupuk rambak buatannya itu dijual antara Rp 9.000-11.000/kg. Untuk setiap kilogramnya, biasanya Mustarifah bisa mengantongi keuntungan Rp 500-1.000.
“Lumayan dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya anak sekolah,” terang dia.
Selama puasa Ramadhan ini, Mustarifah mengaku untung cukup lumayan. Selain banyak menerima pesanan, saat ini kondisi cuaca juga cukup mendukung sehingga dia bisa memproduksi rambak lebih optimal. ()

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top