MENDAGRI DAN BUPATI BOYOLALI KOMPAK WANTI-WANTI PERANGKAT DESA DALAM MENGELOLA DANA DESA

MENDAGRI DAN BUPATI BOYOLALI KOMPAK WANTI-WANTI PERANGKAT DESA DALAM MENGELOLA DANA DESA
Posted in Informasi
Posted on: February 14th, 2018 Oleh Administrator

BOYOLALI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar pelaporan dalam dana desa dapat disederhanakan. Pasalnya hal tersebut mengingat amanat Presiden Joko Widodo yang menginginkan anggaran dana desa sebesar 30 persen dikembalikan kepada masyarakat.

“Tidak perlu membuat laporan yang panjang dan susah. Jangan sampai lebih dari sepuluh lembar, karena akan ada kontak dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk percepatan penggunaan dana desa tahap selanjutnya,” jelasnya saat ditemui seusai acara Seminar Nasional Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jawa Tengah bertempat di Balai Sidang Mahesa Kabupaten Boyolali, pada Rabu (14/2).

 

Melalui acara seminar dengan tema Refleksi dan Implementasi 4 Tahun Ditetapkannnya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa ini, pihaknya menerima setiap masukan yang disampaikakan oleh perangkat desa. Apapun yang menjadi kendala dalam pemerintahan desa diminta untuk dibicarakan bersama perangkat desa lainnya.

 

Rembug (musyawarah) desa diperkuat. Contohnya apabila ingin bangun jalan, ajak rembugan terlebih dulu dengan tetangga, tokoh masyarakat, tokoh agama. Diajak bicara semua,” ungkap Tjahjo.

Sementara Bupati Boyolali, Seno Samodro juga berpesan kepada seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Boyolali, agar selalu berhati-hati dalam mengelola alokasi dana desa. Menurut Seno, alokasi dana yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah meminta para perangkat desa tidak terjerat permasalahan hukum.

 

“Saya hanya mengingatkan agar kalian (perangkat desa) selalu hati – hati dalam menggunakan alokasi dana desa nggih,” ungkap Bupati Seno.

Dijelaskan lebih lanjut olehnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali sudah berupaya semaksimal mungkin agar aliran dana desa dapat diawasi dengan dibentuknya anggota pendamping desa. Hal tersebut dimaksudkan untuk menyelesaikan tugas – tugas perangkat desa.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top