MASYARAKAT DIDORONG KELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA

MASYARAKAT DIDORONG KELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA
Posted in Informasi
Posted on: August 22nd, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Upaya penanganan sampah serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, terus dilakukan Pemkab Boyolali. Langkah ini sejalan dengan prestasi Boyolali yang berhasil meraih penghargaan Adipura 12 tahun berturut-turut selama ini.
Sekretaris Dinas lingkungan hidup (DLH) Boyolali, Ghozali, mengatakan terlepas dari penghargaan Adipura menurut dia paling utama adalah mewujudkan budaya hidup sehat seutuhnya pada masyarakat.
Diakuinya, persoalan lingkungan masih terus menjadi pekerjaan rumah Pemkab Boyolali karena masih ada sebagian masyarakat yang belum sadar dan banyak yang masih membuang sampah sembarangan.
“Termasuk membuang sampah rumah tangga ke sungai dan itu sangat merusak lingkungan serta merugikan masyarakat itu sendiri,” ungkap dia, Senin (21/8).
Menyikapi hal ini, pihaknya pun terus melakukan sosialisasi serta mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Sebaliknya, sampah-sampah tersebut, khususnya sampah rumah tangga, diolah terlebih dahulu dengan cara pemilahan untuk penanganan sampat selanjutnya.
“Dipilah, untuk sampah organik bisa dijadikan pupuk dengan menggunakan komposter. Sedangkan untuk sampah non-organik  bisa dimanfaatkan untuk kerajinan kreatif. Apalagi saat ini kan sudah ada kelompok masyarakat yang membuka bank sampah,” jelas dia.
Baru kemudian, setelah pemilahan sampah-sampah rumah tangga tersebut, residu sampah yang tidak bisa dimanfaatkan bisa dibuang ke tempat penampungan sampah. Langkah ini jika berhasil dilakukan, secara otomatis juga akan mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat penampungan akhir (TPA). Di sisi lain, pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga juga berpotensi memberikan peluang ekonomis bagi warga.
Terkait ini, Ghozali mengatakan pihaknya terus melakukan pembinaan, di antaranya pada kelompok-kelompok masyarakat, sekolah-sekolah, untuk pengembangan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut Ghozali, pihaknya juga memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat untuk pengelolaan sampah-sampah tersebut.
“Tahun ini kami membagikan sebanyak 40 komposter dan enam mesin pencacah sampah ke masyarakat,” kata dia.
Dengan bantuan mesin pencacah sampah dan komposter tersebut, kelompok masyarakat peduli lingkungan bisa memanfaatkannya untuk mengolah sampah menjadi pupuk organik. Di sisi lain, Ghozali berharap masyarakat akan semakin menyadari pentingnya menjaga dan merawat lingkungan tetap bersih dan sehat, diawali dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga. (AR)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top