LOWONGAN PERDES DAN CPNS DIBUKA, PEMOHON SKCK MEMBLUDAK

LOWONGAN PERDES DAN CPNS DIBUKA, PEMOHON SKCK MEMBLUDAK
Posted in Pengumuman
Posted on: September 26th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Menyusul dibukanya lowongan pengisian perangkat desa (Perdes) di Boyolali serta lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari sejumlah kementerian pusat, banyak masyarakat yang mengurus dan membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).
Peningkatan pembuatan SKCK terlihat dari membludaknya masyarakat yang mendatangi Polres Boyolali. Bahkan rata-rata jumlah masyarakat yang mengurus SKCK dua pekan terakhir mencapai 200-250 orang per hari. Tak jarang para pemohon SKCK harus berjubel untuk antre foto kopi dokumen untuk teknis penerbitan SKCK. Sejumlah kendaraan milik pemohon terpaksa ditempatkan atau diparkir di luar Mapolres.
Salah satu pemohon SKCK, Novita (24), warga Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak mengaku mengurus SKCK untuk keperluan mendaftar CPNS di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN), Selasa (26/9/2017).
“Terpaksa harus antre karena pemohonnya banyak sekali,” ungkap dia.
Dikatakannya, SKCK diperlukan untuk memenuhi salah satu persyaratan administrasi berkas lamaran. Sedangkan untuk pendaftaran sudah dilakukannya secara online. Dirinya berharap pengurusan SKCK bisa selesai dalam sehari ini. Selain agar tidak perlu antre lagi, juga dikarenakan berkas lamaran sudah harus segera dikirimkan.
Senada, Febri Wulandari (28), warga Desa Salakan, Kecamatan Teras, juga mengaku tengah membuat SKCK. Hanya saja SKCK dia perlukan untuk mendaftar sebagai Perdes di desanya. Menurut dia, syarat SKCK merupakan salah satu syarat wajib untuk mendaftar menjadi Sekdes.
Membludaknya pemohon SKCK dibenarkan Suparno, petugas pendafataran di Mapolres Boyolali. Menurut dia, peningkatan pemohon SKCK ini sudah terjadi sejak dua pekan ini. Berkaitan pelayanan SKCK, menurut dia tetap dilakukan dengan optimal.
“Sehari jadi, tetapi ya harus bersabar untuk antre karena pemohonnya banyak,” terang dia.
Guna mempermudah masyarakat dalam membuat SKCK, Polres Boyolali menurut dia mengeluarkan kebijakan tidak perlu surat pengantar dari RT, RW, desa maupun kecamatan. Pemohon dapat langsung datang ke Mapolres dengan membawa KK, KTP, serta akte saja. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top