LAUNCHING SELUSUR SUNGAI SAWIT “SABA KALI”

LAUNCHING SELUSUR SUNGAI SAWIT “SABA KALI”
Posted in Informasi
Posted on: June 19th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Aktifitas selusur sungai Baran di wilayah Kecamatan Sawit, sudah beberapa kali dilakukan ujicoba, kini telah diluncurkan, Minggu (18/6) di Desa Karangduren. Kegiatan dengan istilah river tubing, yakni kegiatan meluncur bebas di permukaan sungai berarus ringan dengan menggunakan ban dalam mobil. Peserta juga dilengkapi dengan helm dan pelampung keselamatan.

Aktifitas menyusuri sungai sepanjang lebih kurang 1,5 km ini melintasi empat Desa di Kecamatan Sawit, yakni Desa Jatirejo, Guwokajen, Bendosari dan Karangduren. Setelah launching Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat langsung mencoba melintasi jalur river tubing beserta buah hatinya, Adza Falih Nafisa dan didampingi ajudan. Selama hampir satu jam, rombongan mengikuti arus aliran sungai Baran yang sat itu mengalir tenang. Sementara di kanan dan kiri sungai dinaungi pepohonan yang masih rimbun.

 “Seneng, dan sangat menarik,” terang Adzra singkat setelah sampai di titik finish. Bahkan dalam pantauan, siswi kelas II SDMPK Muhammdiyah Boyolali tersebut tidak takut dan tegang waktu nyemplung di sungai mengikuti aliran air sungai Baran tersebut.

 Sementara Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dalam sambutannya, mengatakan launching Selusur Sungai Sawit “Saba Kali” ini menjadi bentuk pengembangan potensi yang ada. “Adanya potensi yang ada pada tiap Desa dan Kecamatan agar bisa digali dan dikembangan,” terangnya. Pihaknya juga berharap hal semacam ini juga dapat diikuti oleh Desa atau Kecamatan lain di Kabupaten Boyolali seusai dengan potensi yang dimiliki.

 Selain sebagai destinasi wisata, keberadaan sungai juga diharapkan Wabup dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan siswa untuk berkegiatan. Selain itu keberadan sungai juga harus dapat dijaga berdasar kerarifan lokal. “Dibutuhkan kearifan lokal dengan menjaga kebersihan sungai, menjadikan sungai sebagai bagian dari kehidupan kita,” imbuh Wabup.

 Disinggung mengenai pengelolaan paket wisata ini Camat Sawit, Dwi Sundarto telah mewacanakan akan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama yang melibatkan beberapa Desa yang dilintasi. “Pengelolaan ke depan kami akan membentuk BUMDes bersama beberapa Desa jadi satu yang akan dikelola bersama,” terangnya. Pihaknya akan mematok tarif river tubing ini seharga Rp 50 ribu dengan paket minimal lima orang.

 Dijelaskan Dwi Sundarto, paket wisata Selusur Sungai Sawit ini akan mengambil start di Umbul Tirtomulyo. Dari tempat tersebut akan diantar menuju bendung Baran untuk memulai aktifitas menyusuri sungai. Kemudian setelah selesai, akan dijemput dan diantar kembali menuju titik start semula di Umbul Tirtomulyo untuk bilas.

 Perlu diinformasikan, potensi wisata sungai ini sudah mendapat respon dari beberapa pihak yang akan mencoba. “Beberapa permintaan dari luar daerah, sudah ada yang mendaftar dari Semarang, Solo dan Klaten, namun saat ini dari beberapa masukan butuh beberapa pembenahan,” imbuh Dwi. Jalur selusur sungai Sawit ini lanjut Dwi Sundarto, relatif aman untuk pemula, mengingat arus tidak begitu besar dan jarak relatif tidak terlalu jauh. (*mjk/dst).


 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top