LANGGAR KETENTUAN JAM BUKA, TENDA PKL BANDEL DI KAWASAN KOMPLEKS KANTOR TERPADU DIBONGKAR

LANGGAR KETENTUAN JAM BUKA, TENDA PKL BANDEL DI KAWASAN KOMPLEKS KANTOR TERPADU DIBONGKAR
Posted in Informasi
Posted on: February 28th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Satpol PP Boyolali terpaksa bersikap tegas, membongkar banyak tenda pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan kompleks kantor terpadu Pemkab Boyolali, Senin (27/2). Penertiban harus dilakukan lantaran para PKL menyalahi aturan, masih membiarkan tendanya selepas waktu yang diperbolehkan.

Sesuai ketentuan, PKL diperbolehkan beroperasi mulai pukul 16.00-06.00 WIB. Sehingga semestinya setelah pukul 06.00 WIB, kawasan komplek perkantoran terpadu bersih dari tenda-tenda PKL. “Tetapi tadi pagi kami melihat banyak tenda yang belum dibongkar, sehingga terpaksa kami tertibkan,” ungkap Kasi Penindakan Satpol PP Tri Joko Mulyono.

Sebanyak 10 tenda PKL model knock down yang dibongkar paksa petugas Satpol PP. Tenda-tenda PKL yang dibongkar paksa tersebut berada di tiga titik, yakni tepat di timur alun-alun, timur Kantor DPRD Boyolali, serta di depan Kantor Satpol PP. Terkait pembongkaran ini, Tri menegaskan pihaknya akan memanggil pemilik tenda serta paguyuban yang menaungi para PKL di kawasan komplek perkantoran terpadu. Meski mengaku belum akan memberikan sanksi, namun Satpol PP menurut Tri akan memberikan peringatan agar kejadian ini tidak diulangi kembali.

“Penertiban tidak hanya di kawasan komplek terpadu, tetapi akan terus kami lakukan di titik-titik PKL lain supaya semuanya bisa tertib dan tidak mengganggu,” tegas dia.

Meski demikian, bagi PKL lainnya yang tidak melanggar ketentuan, menurut Tri mereka tidak perlu khawatir akan ditertibkan petugas. Penertiban hanya dilakukan bagi PKL yang melanggar aturan saja. Apalagi konsep penertiban yang dilakukan lebih merupakan konsep penataan.

Terbukti, para PKL tersebut selain diizinkan berdagang juga diberikan bantuan. Belum lama ini para PKL mendapat bantuan dari pusat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), berupa sekitar 70 unit tenda. Bantuan tenda tersebut agar para PKL lebih rapi dan tertata dengan baik. Di sisi lain, para PKL juga diminta agar ikut menjaga ketertiban dan kebersihan di mana mereka mangkal, serta mematuhi aturan

 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top