KINERJA PERANGKAT DESA DIHARAPKAN SESUAI DENGAN SOTK

KINERJA PERANGKAT DESA DIHARAPKAN SESUAI DENGAN SOTK
Posted in Informasi
Posted on: April 12th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Desa-desa di Boyolali mulai melakukan pelantikan perangkat desa (Perdes) sesuai perubahan susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) baru. Pelantikan Perdes sesuai SOTK baru ini, menuntut peningkatan kinerja dan etos para aparatur desa.
Camat Sambi, Widi Noegroho, di sela-sela pelantikan Perdes Tempursari, Senin (10/4), mengungkapkan, peningkatan sumber daya manusia setiap Perdes harus terus dilakukan. Menurut dia, aparatur desa harus bisa menyesuaikan perkembangan zaman.
“Selain peningkatan kinerja dan etos kerja, perangkat juga harus menguasai teknologi informasi,” ungkap dia.
Di wilayah Sambi sendiri, terdapat 16 desa yang dua di antaranya, yakni Tempursari dan Catur, pelantikan perangkat dilakukan pekan ini. Sisanya, menurut Widi, ditargetkan akan dilakukan pekan depan secara serentak di Kantor Kecamatan. Widi menegaskan, penataan aparatur desa ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan ini.
Sementara itu, dari 16 desa di Kecamatan Sambi, Desa Tempursari yang mengawali pelantikan Perdes yang pertama. Komposisi perangkat yang dilantik yakni dua kaur, dua Kasi, dan tiga Kadus. Menurut Kades Tempursari, Panut, sebenarnya sesuai dengan jumlah penduduk, setidaknya terdapat empat Kadus. Hanya saja jika harus menambah satu Kadus lagi, tentu akan memberatkan perangkat lainnya.
“Karena otomatis besaran tunjangan akan dibagi lebih banyak,” kata dia.
Menyiasati hal itu, pihaknya pun mengoptimalkan kinerja para perangkat sembari berupaya meningkatkan pendapatan asli desa (PADes), dengan menggali potensi-potensi pendapatan desa lainnya.
Senada, Kades Cermo, Suranto, mengatakan pihaknya membuka lowongan untuk dua posisi kaur untuk memenuhi komposisi dua kaur, dua kasi, dan empat kadus. Diakuinya, penambahan dua kaur tersebut, akan mengurangi tunjangan perangkat lainnya.
“PAD kami hanya sekitar Rp 55 juta, komposisinya 75 persen dibagi perangkat dan sisanya untuk infrastruktur dan operasional. Jika harus menambah perangkat, otomatis mengurangi tunjangan. Tetapi mau bagaimana lagi karena itu sudah kebutuhan untuk pelayanan masyarakat,” imbuh dia.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top