KEKERINGAN MULAI MELANDA, PEMKAB BOYOLALI SIAP DROPING AIR BERSIH

Posted in Informasi
Posted on: July 26th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Sejumlah desa, terutama di wilayah Boyolali utara mulai mengalami kekeringan. Menyikapi ini, Pemkab Boyolali sudah menyiapkan sejumlah antisipasi di antaranya dengan bantuan droping air bersih.
Kekeringan di antaranya sudah melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kemusu. Camat Kemusu, Supana, mengatakan dari 13 desa di wilayahnya saat ini rata-rata sudah mengalami kekeringan dan warga sudah mulai sulit mendapatkan air bersih.
Menurut Supana, dari 13 desa tersebut lima di antaranya memiliki tingkat kerawanan kekeringan cukup tinggi setiap musim kemarau. Lima desa tersebut yakni Desa Guwo, Watugede, Sarimulyo, Kedungrejo dan dan Desa Kedungmulyo‎.
“Kekeringan selalu terjadi karena minim sumber air. Biasanya warga berburu sumber air hingga ke tengah hutan terdekat,” ungkap Supana.
Padahal jarak sumber air di hutan terdekat, biasanya bisa mencapai sekitar tiga kilometer dan kondisi medan cukup sulit. Kondisi geografis pegunung menyebabkan kontur wilayah naik turun karena berbukit-bukit.
Menyikapi kondisi ini, pihak kecamatan bertindak cepat untuk antisipasi. Salah satunya menurut Supana yakni melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, pihak kecamatan menurut dia juga sudah mengusulkan pembuatan embung di desa-desa, terutama yang selama ini rutin mengalami kekeringan saat musim kemarau.
“Kami juga mengusulkan untuk Desa Kedung Rejo yang sama sekali tidak ada sumber mata air, supaya bisa dilayani PUDAM,” terang dia.
Setidaknya layanan air bersih PUDAM, menurut dia bisa mengambil sumber air dari Waduk Kedung Ombo. Diharapkan dengan terampunya wilayah Kedung Rejo oleh layanan air bersih PUDAM Boyolali, masyarakat tidak lagi kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Hanya saja diakui Supana, butuh biaya cukup besar untuk pembangunan sambungan air guna mengalirkan air dari waduk ke desa.
“Saat ini masih dinegoisasi karena butuh biaya yang sangat besar untuk pembuatan saluran,”terang dia.
Sementara itu penanganan bencana kekeringan sudah diantisipasi jajaran Pemkab Boyolali. Salah satunya yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bagian Kesra Setda Boyolali, maupun sejumlah instansi lain.
Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Boyolali, Purwanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan camat Kemusu, Bagian Kesra, PMI, ‎Dinas Sosial, dan sebagainya untuk penyediaan air bersih bagi warga yang kekeringan.
“Pak camat sudah kami minta untuk laporan berapa air bersih yang dibutuhkan supaya bisa segera dilakukan droping,” jelas dia. (AR)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top