JUARA I BOYOLALI BERLARI 7K TAHUN 2016 GAGAL PERTAHANKAN PADA GELARAN TAHUN 2017

JUARA I BOYOLALI BERLARI 7K TAHUN 2016 GAGAL PERTAHANKAN PADA GELARAN TAHUN 2017
Posted in Informasi
Posted on: July 30th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Gelaran Boyolali Berlari 7K jilid kedua di tahun 2017 ini kembali dihelat. Gaung agenda olahraga ini menyedot lebih dari 2000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia digelar Minggu (30/7) pagi.
Ridwan, pelari asal Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada gelaran tahun 2016 meraih juara pertama, kali ini harus puas meraih posisi kedua. Ia harus mengakui kehebatan pelari asal Palembang, Jauhari Johar yang finish dengan catatan waktu 22 menit 39 detik. Ridwan berada pada posisi juara kedua dengan raihan waktu tempuh selama 22 menit 44 detik dalam lomba lari menempuh jarak 7 kilometer ini.
Dalam lomba yang memperebutkan hadiah total Rp 180 juta ini mengambil start dan finish di Jalan Merdeka Timur, sisi timur gedung DPRD Boyolali kawasan komplek kantor terpadu Pemkab Boyolali.
Dilepas pada pukul 06.45 WIB ditandai letusan pistol Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M Said Hidayat. Rute yang dilewati dari lokasi start menuju boulevard Sukarno kemudian melintasi jalan Semarang-Solo hingga sampai di patung sapi pada batas kota. Dilanjutkan belok kiri ke simpang empat Jalan Sudirman belok kanan ke Jalan Jambu hingga sampai di simpang empat Jalan Pahlawan diarahkan ke simpang empat Seiko. Dari lokasi tersebut belok kiri Jalan Pandanaran melintasi depan Pasar Boyolali menuju Simpang Siaga untuk melanjutkan rute di Jalan Merapi. Hingga simpang empat Watutelenan belok kanan menuju Jalan Merbabu hingga Simpang Siaga kembali untuk dilanjutkan ke Jalan Pemuda. Diteruskan ke arah Jalan Pisang hingga menuju boulevard Sukarno untuk menuju garis finish.
Kilk image untuk melihat album
Melihat animo peserta yang luar biasa, Ketua KONI Boyolali, Agung Djoko Purwanto, mengaku gembira. Peserta Boyolali Berlari 7K ini, terang Agung selain dari Boyolali dan Soloraya, juga datang dari berbagai penjuru Indonesia seperti Jakarta, Banten, Sumatera, Bali, Papua dan NTB serta NTT.
“Ini luar biasa, agenda Boyolali Berlari 7K ternyata menjadi minat para atlet lari dari seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M Said Hidayat mengatakan Boyolali Berlari 7K diharapkan melahirkan atlet-atlet lari handal Boyolali untuk memacu dengan giat berlatih. “Dengan hadirnya atlet nasional, para pelari lokal bisa belajar banyak terkait strategi berlomba dengan baik untuk meraih prestasi yang optimal,” terangnya.
Wabup menambahkan, pihaknya berharap event Boyolali Berlari 7 K semakin dikenal masyarakat Indonesia. Sukses event-event seperti akan semakin meyakinkan kondisi Boyolali yang kondusif. “Ini sejalan dengan visi misi Bupati yang ingin terus melaju membangun Boyolali lebih maju untuk kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
Pada kategori pelari puteri umum diraih Andriana Waru, dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menjuarai lomba dengan catatan waktu 27 menit 29 detik. Kemudian pada kategori pelajar, juara I diraih atlet asal Kupang, NTT, Isak C Aleut dalam waktu 24 menit 35 detik. (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top