JEMBATAN GRAWAH BAKAL DIBANGUN 60 METER

JEMBATAN GRAWAH BAKAL DIBANGUN 60 METER
Posted in Informasi
Posted on: March 16th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan membangun Jembatan Jurang Grawah di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) di Desa/Kecamatan Cepogo, yang ambrol pekan kemarin menjadi lebih panjang, yakni sepanjang 60 meter.

Pembangunan jembatan yang baru tersebut direncanakan dipercepat. Bahkan menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pihaknya akan berupaya meminta izin DPRD Jateng agar bisa mendahului anggaran. Langkah ini dilakukan lantaran Jembatan Grawah tersebut sangat vital bagi masyarakat karena merupakan penghubung jalur SSB.

“Kalau bisa mendahului anggaran dan diizinkan, tahun ini pondasi jembatan bisa dibangun dan tahun depan sudah jadi,” ungkap Ganjar di sela-sela tinjauan di lokasi jembatan darurat bailey di Jurang Grawah, Kamis (16/3).

Secara teknis untuk pembangunan jembatan tersebut diakui Ganjar saat ini masih dibahas. Sehingga terkait  berapa anggaran yang dibutuhkan, pihaknya belum bisa menyebutkan besaran nominalnya. Meski demikian menurut Ganjar, jembatan baru nanti akan menggunakan konstruksi rangka baja. Sehingga tentu saja akan membutuhkan biaya yang cukup besar.

Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan Wilayah Surakarta Dinas Bina Marga Jateng, Slamet Widodo menambahkan, jembatan baru yang akan dibangun itu nantinya berada di sisi utara jembatan yang saat ini ambruk. Dia membenarkan, untuk konstruksi jembatan nantinya akan menggunakan rangka baja bentang.

Sedangkan untuk saat ini, agar arus lalu lintas bisa lancar, pihaknya juga berencana akan membangun satu lagi jembatan darurat dari satu jembatan bailey yang sudah ada. Dengan adanya dua jembatan darurat, maka arus lalu lintas bisa kembali seperti semula. Hal ini dikarenakan saat ini, jembatan darurat yang sudah dibangun dan difungsikan, hanya mampu dilintasi satu kendaraan. Sehingga arus lalu lintas pun harus bergantian.

“Kalau ada ada dua jembatan darurat maka arus lalu lintas akan lebih lancar,” imbuh dia.

Paska ambruknya satu lajur Jembatan Jurang Grawah pekan kemarin, Bina Marga Jateng kemudian membangun satu jembatan darurat bailey yang sudah bisa difungsikan sejak Selasa (14/3) kemarin. Jembatan darurat dengan dimensi panjang mencapai 27 meter dengan lebar 5,5 meter itu, mampu menahan beban tonase hingga 10 ton. Hanya saja jembatan hanya bisa dilalui satu kendaraan secara bergantian.()

 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru

Back to Top