JANGAN MALU MENGAKU BERASAL DARI BOYOLALI

JANGAN MALU MENGAKU BERASAL DARI BOYOLALI
Posted in Informasi, Pengumuman
Posted on: December 12th, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI – Perkembangan Kabupaten Boyolali dalam lima tahun terakhir telah menunjukkan perubahan yang signifikan dan dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat Boyolali. Keberadaannya saat ini tentunya membuat bangga bagi seluruh warga Boyolali, sehingga tidak merasa malu jika ditanya asal atau domisili oleh orang lain. Hal itulah yang disampaikan Bupati Boyolali, Seno Samodro di hadapan ratusan siswa SMAN 1 Boyolali dan mahasiswa alumnus SMA 1 Boyolali dalam Seminar Percepatan Pembangunan Boyolali dalam rangka Reuni Akbar SMPN 1 Boyolali dan SMAN 1 Boyolali pada Minggu (11/12) di Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali.

“Saat ini Boyolali semakin membanggakan. Saya harap adik-adik tidak malu jika ditanya berasal dari mana,” ungkap Bupati Seno yang juga alumnus SMPN 1 Boyolali dan SMAN 1 Boyolali. Ungkapan itu juga merupakan salah satu perwujudan cinta terhadap daerah sehingga punya kepedulian dan berpartisipasi dalam pembangunan di Boyolali.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan strategi sebagai Bupati Boyolali sehingga Boyolali mencapai kemajuan dan menorehkan berbagai prestasi. Sesuai dengan visi dan misinya, Ia mengharapkan agar Boyolali menjadi kota kecil yang nyaman dikunjungi, nyaman ditinggali, nyaman untuk everybody (semua orang). Untuk itu ia menargetkan di akhir masa jabatannya pada tahun 2021, kunjungan turis ke Boyolali mencapai dua kali lipat dari jumlah penduduk Boyolali sekitar 1 juta. Hal ini layaknya negara Spanyol dengan jumlah penduduk sekitar 50 juta orang, namun jumlah turisnya mencapai 100 juta orang.reuni-akbar-smp-1-2

Karena hal itulah, disampaikan sejumlah cara dalam mewujudkanya melalui program pro Investasi dengan membuka pintu lebar-lebar bagi investor untuk menanamkan modalnya di Boyolali. Adanya pendirian sejumlah perusahaan yang menyerap tenaga kerja dan mengangkat perekonomian warga sekitar atau berbagai proyek yang tidak mungkin diwujudkan oleh melalui APBD maka perlu diwujudkan dengan adanya investasi. Di samping itu Seno menambahkan adanya penyederhanaan Peraturan Daerah (Perda) terkait perijinan di Boyolali yang semula 38 perijinan dipangkas menjadi satu Perda saja. Hal lain yang tidak bisa dikesampingkan yakni pelayanan publik yang baik dan tidak berbelit-belit.

Pesan Seno lainnya kepada peserta seminar yakni agar menjadi orang yang bisa mewujudkan janjinya dan bersedia mendengarkan pendapat orang lain serta bisa mengatasi disparitas. “Jika ingin menjadi pemimpin hebat selalulah berusaha untuk bisa mewujudkan janjinya, termasuk pula bisa mengatasi permasalahan dimana terdapat perbedaan kondisi lapangan atau yang biasa disebut disparitas. Saya yakin jika itu terpenuhi adik-adik bisa meniti kariri dan mejadi orang-orang hebat. ” terang Bupati Seno.

Kegiatan seminar ini merupakan rangkaian dari kegiatan Reuni Akbar SMPN 1 Boyolali dan SMAN 1 Boyolali. Kegiatan lain diantaranya adalah kegiatan Napak Tilas, Senam Aerobik, Reuni Akbar dan Gala Dinner yang diikuiti seluruh angkatan. Bertindak sebagai pembicara dalam seminar yaitu Susilo Siswo Utomo yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri ESDM pada tahun 2013-2014 dan saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Saka Energi Indonesia. Kemudian hadir pula Sanggit Sugiarto yang saat ini sebagai Direktur Operasi Inspectorate – Bureau Veritas di Indonesia, serta yang terakhir Mayjen (TNI) Juwondo sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Kepemimpinan Lemhanas. Ketiga narasumber itu kesemuanya merupakan para alumnus SMP 1 Boyolali ataupun SMAN 1 Boyolali.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top