JALUR SSB SIAP DILALUI PEMUDIK

JALUR SSB SIAP DILALUI PEMUDIK
Posted in Informasi
Posted on: June 20th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, sejumlah ruas jalan di Boyolali yang tengah Dalham perbaikan, siap digunakan dan menampung arus mudik. Salah satunya yakni jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB), yang menjadi jalur utama Boyolali-Magelang.
Saat ini, proses pengerjaan betonisasi badan jalan dan pembuatan talud serta penguat tebing telah dihentikan untuk sementara dan akan diteruskan setelah lebaran. Sementara itu arus lalu lintas di SSB masih terhitung lancar dan belum terlihat peningkatan volume kendaraan, Selasa (20/6).
Jalur SSB yang juga merupakan jalur wisata ini, kesehariannya didominasi kendaraan lokal warga sekitar. Namun, pada musim lebaran jalur ini cukup padat dilintasi para pemudik maupun warga yang hendak berwisata di kawasan lereng Merapi-Merbabu.
Mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, menurut Pengawas Jalur SSB Bina Marga Jawa Tengah, Sumarwan, jalur SSB sudah siap digunakan meskipun tengah dalam perbaikan. Menurutnya, titik-titik kerusakan jalan di ruas Cepogo-Selo, sudah selesai diperbaiki tahun lalu. Sedangkan perbaikan lanjutan untuk ruas Selo-Jrakah, yang merupakan perbatasan dengan Magelang, proses perbaikan sudah dihentikan sejak H-10 kemarin. Perbaikan akan dilanjutkan kembali mulai H+8 lebaran nanti, menunggu aktifitas lebaran masyarakat selesai.
Sumarwan menjelaskan, meski dalam proses perbaikan namun saat ini kondisi jalur SSB sudah cukup nyaman dilintasi. Setidaknya sudah tidak ada beda tinggi antar lajur, sehingga jalan bisa dilewati dua arah.
“Sudah cukup nyaman untuk dilintasi, semua material sudah disingkirkan dari jalan dan lubang-lubang sudah ditambal,” ungkap Sumarwan.
Meski demikian, diakui Sumarwan, jalan provinsi tersebut tetap diperkirakan akan mengalami penumpukan kendaraan di beberapa titik. Di antaranya terang dia, yakni di Jembatan Kali Grawah, Cepogo. Hal ini dikarenakan jembatan yang ambrol beberapa waktu lalu, saat ini masih menggunakan jembatan darurat, sehingga arus kendaraan masih harus buka-tutup.  Sekalipun demikian, Suwarwan mengatakan pihaknya juga terus memantau kondisi jembatan. Bahkan setiap tiga hari, pihaknya mengecek langsung jembatan tersebut.
“Kami cek tiap tiga hari untuk memastikan kondisi jembatan,” imbuh dia. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top