IMBAUAN BUPATI KEPADA CAMAT/ KADES AGAR PERCEPAT 20.000 SERTIPIKAT DI BOYOLALI

IMBAUAN BUPATI KEPADA CAMAT/ KADES AGAR PERCEPAT 20.000 SERTIPIKAT DI BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: July 6th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Tambahan alokasi sebanyak 20.000 sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) disambut Pemkab Boyolali. Seiring berjalannya waktu, program pendaftaran tanah untuk pertama kali yang belum terdaftar tersebut harus segera bisa diselesaikan. Berdasar data dari Kantor Pertanahan (Kantah) Boyolali hingga awal bulan Juli ini baru terpenuhi sekitar 9000 bidang yang sudah memenuhi syarat.

 Guna menggenjot kekurangan tersebut, Bupati Boyolali, Seno Samodro meminta agar kesempatan tersebut dimanfaatkan. Dalam pengarahannya yang dihadiri para Camat dan Kades/Lurah di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Kamis (6/7), Bupati Seno meminta kesanggupan jajarannya di tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan. “280 juta warga Indonesia menunggu Boyolali sukseskan 20 ribu.sertifikat,” tegas Seno.

 Selanjutnya Bupati meminta para Camat lebih aktif lagi sehingga alokasi sertifikat tersebut dapat terpenuhi.“Kades/Lurah saya minta untuk berjuang dan mengabdi pada masyarakat,” imbuh Bupati Seno. Namun demikian pihaknya juga meminta Kades/Lurah untuk berhati-hati dalam bekerja sehingga aman secara normatif sehingga tidak melanggar peraturan.

 Meskipun dari pemerintah tidak ada pungutan biaya, namun warga memiliki tanggungan untuk mencukupi biaya patok, materai dan fotokopi berkas. Untuk itu Seno meminta agar dibuat Peraturan Desa (Perdes) yang menjembatani hal tersebut. Mengingat kalau mengurus secara mandiri biaya yang dikeluarkan untuk pengurusan sertifikat bisa mencapai jutaan rupiah dan sah masuk ke kas negara.

 Sementara dari Kantor Pertanahan (Kantah / BPN) Boyolali meminta agar nominasi pemohon sudah dapat dipenuhi secepatnya agar bisa dialnjutkan proses pengukuran. “Data nominasi harus benar, sebagai acuan by name by sertifikat. Pastikan betul orangnya, Kades yakin [selanjutnya] minggu depan diukur sampai akhir Agustus,” terang Kepala Kantah Boyolali, Wartomo.

 Setelah tahapan pengukuran dilanjutkan dengan, pengumuman selama 14 hari yang ditargetkan hingga awal September selesai. “Data lebih cepat bisa maju, sertifikat terbit pada akhir November,” imbuh Wartomo.

 Dari 9000 nominasi yang terdaftar, hingga saat ini sudah terukur sebanyak lebih kurang 3000 bidang. Saat ini Kantah/BPN Boyolali telah menyiapkan tenaga ukur berlisensi yang yang siap diterjunkan. Hal tersebut ditempuh selain untuk mensukseskan program pemerintah juga untuk memberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah. Selian itu juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top