HEADBANG BARENG DEFEATED SANITY

HEADBANG BARENG DEFEATED SANITY
Posted in Informasi
Posted on: March 19th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Hingar bingar kabar kedatangan grup musik metal asal Jerman, Defeated Sanity di Boyolali telah nyaring terdengar oleh undergrounder (sebutan bagi pecinta musik underground/metal) di tanah air. Terbukti lautan hitam sekira 1.500 undergrounder memadati Balai Sidang Mahesa Boyolali, Sabtu (18/3) menghadiri Boyolali Metal Fest #1 dengan Defeated Sanity sebagai bitang utamanya. Tampil dengan dandanan hitam kelam, penggemar musik bawah tanah dari berbagai usia berasal dari daerah sekitar Boyolali dan berbagai kota besar di tanah air, seperti Semarang, Malang, Surbaya, Yogyakarta, Bandung.

 Sementara di dalam gedung, diawali dengan penampilan empat grup musik metal tanah air sebagai pemanasan menunggu penampilan grup idola. Suara vokalis yang parau mendalam memakai teknik growlingdan distorsi gitar berpadu gebukan drum yang mengehentak intens serta permainan bass yang berat terdengar meraung dari kejauhan di luar venue. Dimulai jam 19.00 WIB diawali penampilan grup Klandestin (Magelang), Orbital Element (Kediri) dan Paranoid Despire (Solo) serta Tragical Memories (Boyolali) penonton sudah terbawa suasana untuk ber-headbang (gerakan memutar kepala sambil menunduk mengibaskan rambut). Sementara ada pula yang melakukan moshing yakni mengadu badan dengan membenturkan tubuh ke tubuh orang lain. Adapula yang hanya berdiri diam memandang grup unjuk kebolehan, serta melihat secara detil beberapa aksi musisi dalam memainkan alat musik.

 Setelah empat grup pembuka sudah beraksi, para penonton sudah tidak sabar menanti penampilan grup yang telah dibentuk sejak 1994 ini. Tepat pukul 21.50 WIB, Defeated Sanity yang digawangi Lille Gruber, sang drummer, Jacob Schmidt sebagai bassis,
Christian Kühn selaku gitaris dan Josh Welshman sang vokalis mulai tampil di atas panggung. Penonton yang semula masih berada di pinggir, merangsek ke tengah menikmati suguhan musik dari grup yang telah kali dua menggelar tur di Indonesia setelah yang pertama di Bandung pada tahun 2015 silam hingga sekitar jam 23.00 WIB.

 Tur Defeated Sanity di Benua Asia yang berajuk Disposal of The World – Extensive Asian Tour 2017 ini diapresiasi penonton yang berkesempatan hadir pada malam itu. Seperti halnya satu penonton, Boim Alcatraz (39) disela konser mengatakan puas dengan event yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ini. “Sangat respect kegiatan ini dan support dengan penyelenggaran bisa mendatangkan Defeated Sanity. Musik metal bisa berkembang menyebar merata di luar Bandung., terlebih diselenggarakan di kota kecil seperti Boyolali,” terang pria asal bandung ini.

 Lebih lanjut Boim mengatakan sangat berterima kasih kepada Pemkab Boyolali yang memberikan tontonan kelas dunia yang menurutnya memiliki makna sebagai penyampai pesan bahwa musik metal di Indonesia memiliki penggermar yang luar biasa. “Band-band lokal diberi kesempatan untuk tampil menjadikan Indonesia tidak dipandang sebelah mata dalam musik metal,” imbuh Boim.

 Pada kesempatan itu Boim datang ke Boyolali bersama beberapa temannya sekaligus sebagai ajang untuk berjualan merchadise dan asesoris khas musik metal. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan di Boyolali.

 Selama 21 hari dalam 17 konser dalam turnya di Asia, Boyolali menjadi tempat tujuan tur keenam dari 14 negara tujuan tur. Di Kota Susu, personel Defeated Sanity berkesempatan mengunjungi berbagai tempat di Boyolali seperti, Candi Lawang;Cepogo, Kawasan Wisata Selo, Museum R. Hamong Wardoyo dan beberapa ikon Boyolali, “Gedung Putih” Kantor Bupati Boyolali dan Patung Lembu Sora. Dijadwalkan setelah menggelar tur di Boyolali, Defeated Sanity segera terbang ke Bangkok, Thailand untuk melanjutkan konser lanjutan hingga akhir Maret mendatang.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru



Back to Top