HARMONISASI KUNCINYA SUKSES PEMBUATAN 20.000 SERTIFIKAT PTSL BOYOLALI

HARMONISASI KUNCINYA SUKSES PEMBUATAN 20.000 SERTIFIKAT PTSL BOYOLALI
Posted in Informasi
Posted on: September 29th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI – Sukses selesaikan 17.500 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Boyolali kembali dipercaya dengan tambahan 20.000 sertifikat lagi. Tuntutan waktu selama empat hingga lima bulan dari Juli hingga November ini. Disampaikan Kepala Kantah Boyolali, Wartomo dalam Penyuluhan PTSL di aula kantor Kecamatan Selo, Jumat (29/9).
“Ini program luar biasa yang merupakan keseriusan pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan melalui penyertifikatan tanah,” terang Wartomo.
Kepercayaan tersebut oleh Wartomo dan jajarannya dalam menjalin sinergitas dan harmonisasi dengan berbagai pihak mengawal program ini biar tidak gagal.
“November ini harus selesai dan kami menyusun langkah percepatan,” imbuhnya. Selain menjalin koordinasi dengan Pemkab Boyolali dan instasi lain seperti kepolisan dan kejaksaan, Kantah juga meminta kerjasama dengan pemohon [masyarakat] untuk dapat memproses sertifikat.
Sementara Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat menyampaikan PTSL ini merupakan cermin harmonisasi program pemerintah untuk disukseskan bersama. “Kebijakan pemerintah berupa program penyertifikatan dan berkoordinasi dan langkah bersama serta adanya kesadaran masyarakat melahirkan program dengan cepat,” terangnya.
Program ini menurut Wabup Said merupakan wujud perhatian pemerintah kepada rakyatnya atas hak tanah yang dimiliki.
Dalam penyuluhan yang dihadiri warga Desa Samiran sebanyak 70 orang dan Desa Jrakah sejumlah 175 orang itu juga memperoleh penyuluhan dari Kapolres Boyolali dan Kejaksaan Negeri Boyolali.
Sementara salah satu penerima manfaat, Sukarjo ungkapkan rasa senang karena bisa ikut program ini. “Senang karena ada program ini dan biaya pengurusan lebih ringan dibanding mengurus sendiri,” terang warga Ngablak, Samiran ini. Jika sudah mendapatkan sertifikat pada ladang seluas 1600 m2, Sukarjo semakin mantap karena bisa menjadi kekuatan hukum baginya.
“Sangat mendukung kegiatan ini dan berharap masih ada lagi karena saya masih ada ladang seluas 2000 m2 dan 1200 di Lencoh yang belum bersertifikat,” harapnya. (mjk/dst/epn)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top