GELANGGANG ATLETIK DAN SIRKUIT GOKART BOYOLALI DIBANGUN

GELANGGANG ATLETIK DAN SIRKUIT GOKART BOYOLALI DIBANGUN
Posted in Informasi
Posted on: September 15th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Gelanggang atletik dan surkuit gokart yang direncanakan Bupati Boyolali, Seno Samodro, saat ini mulai dibangun. Dua fasilitas olahraga tersebut dibangun di lokasi strategis pinggur jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Mojosongo.
Terkait pembangunan dua fasilitas olahraga tersebut, Kasi Pengembangan Ilmu Pengetahuan Industri dan Lembaga Keolahragaan Disporapar Boyolali, Agus Sucipto mengatakan, pembangunan dilakukan tanpa tukar guling lantaran areal tanah yang digunakan seluruhnya merupakan milik Pemkab Boyolali.
Sedangkan total anggaran untuk pembangunan, menurut dia mencapai Rp 3,66 miliar, terdiri dari pembangunan gelanggang atletik senilau Rp 1,422 miliar dan sirkuit gokart senilai Rp 2,24 miliar.
Saat ini, tahap awal pembangunan sudah dimulai dengan pengurukan dan pemerataan lahan, serta pembangunan talur.
“Pengerjaan selama 110 hari mendatang dengan total anggaran Rp 3,66 mikiar,” ungkap dia, Rabu (13/9/2017).
Lebih lanjut dijelaskannya, setelah proses pengurukan dan pemerataan lahab, akan dilanjuykan dengan pengerjaan fisik pada tahun anggaran 2018 mendatang. Hanya saja saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan besaran anggaran yang dibutuhkan karena masih dalam pembahasan.
Agus menambahkan, nantinya selaun pembangunan dua fasilitas olahraga tersebut, juga akan dibangun hotel berbintang, tepatnya di sisi paling timur.
Berkaitan dengan proyek pembangunan ini, menurut Agus juga dilakukan sejumlah penyesuaian, di antaranya yakni relokasi tiga bangunan yaitu SDN Mojosongo, PAUD, dan bangunan bekas pasar buah yang mangkrak.
Untuk suswa SDN Mojosongo menurut dia akan dipindahkan ke SD lain terdekat. Sedangkan untuk PAUD sudah  dipindahkan ke lokasi lain tak jauh dari lokasi awal.
Saat ini di lokasi proyek, pelaksana sudah mengerahkan alat berat untuk mengeruk tanah di sisi barat untuk dipindahkan ke sisi timur, guna menguruk bekas tanah lapang. Selain itu juga terdapat alat berat yang digunakan untuk meratakan tanah. Guna mengantisipasi debu, sejumlah pekerja juga menyemprotkan air untuk membasahi lokasi pengerukan dan jalur yang digunakan truk muatan melintas. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top