GAJI KADES DIUSULKAN NAIK

Posted in Informasi
Posted on: July 20th, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Tingginya beban kerja dan tanggung jawab sosial para kepala desa (Kades), menjadi perhatian Pemkab Boyolali. Salah satunya dengan mengusulkan adanya kenaikan gaji Kades di Boyolali.
Lampu hijau kenaikan gaji bagi Kades tersebut juga sudah mendapatkan lampu hijau dari Bupati Seno Samodro. Bupati bahkan meminta agar Dinas Pemberdayaan dan Desa (Dispermasdes) untuk segera menyusun rancangan kenaikan gaji tersebut.
Menurut Kepala Dispermasdes Boyolali, Purwanto, terkait rancangan tersebut, pihaknya terlebih dahulu akan mengusulkan kepada legislatif Boyolali serta berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Boyolali untuk melakukan perhitungan. Purwanto menegaskan, selama disetujui DPRD maka kenaikan tunjangan bagi para Kades sesuai arahan Bupati dapat terealisasi.
“ Untuk itulah, bupati meminta kenaikan tunjangan kades dinaikkan
Diusulkan terlebih dahulu ke dewan, kalau disetujui baru bisa direalisasikan,” jelas dia.
Berkaitan dengan usulan kenaikan gaji bagi para Kades tersebut, menurut Purwanto hal tersebut sudah sewajarnya. Kondisi ini terutama mengingat beban kerja dan tanggung jawab sosial masyarakat para Kades sangat besar. Di sisi lain, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 46 tentang laporan Kepala Desa dan nomor 47 tentang administrasi pemerintahan desa, semakin menuntut kinerja yang lebih banyak lagi bagi para Kades.
Meski demikian, Purwanto belum menjelaskan jumlah kenaikan gaji yang diusulkan bagi para Kades. Hal ini menurut dia berkaitan masih dilakukannya perhitungan, yang harus dilakukan secara cermat dan teliti karena menyangkut anggaran daerah.
“Untuk angkanya belum dan masih dihitung-hitung dulu, termasuk ADD (AlokasiDana Desa) di setiap desanya,” jelas dia.
Rencana kebijakan Bupati menaikkan pendapatan para Kades ini disambut positif Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Boyolali, Komarudin. Menurut dia, kenaikan gaji tersebut pantas diberikan mengingat beban berat Kades. Selain beban kinerja normatif juga jam kerja insindental yang tidak kenal waktu.
Menurut Komarudin, yang juga Kades Banyuanyar, Kecamatan Ampel, saat ini gaji Kades sebesar Rp 3,1 juta. Besaran tersebut tidak sebanding dengan biaya operasional ditambah biaya sosial kemasyarakatan.
“Kan tidak mungkin tutup mata kalau ada kaitannya dengan masyarakt, misal ada warga hajatan, gotong royong, atau kegiatan sosial lain. Jadi saya kira sudah pantas tunjangan Kades dinaikkan, dan masyarakat juga paham,” imbuh dia. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top