E-HOUSE DIRESMIKAN, KEBUN RAYA INDROKILO SEGERA MENJADI MAGNET BARU BOYOLALI

E-HOUSE DIRESMIKAN, KEBUN RAYA INDROKILO SEGERA MENJADI MAGNET BARU BOYOLALI
Posted in Headline, Informasi
Posted on: December 10th, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI : Kebun Raya Indrokilo Boyolali akan menjadi kebun raya ke-47 di Indonesia. Kebun Raya Indrokilo ini menjadi salah satu kebun raya di Indonesia yang bertemakan koleksi tanaman dataran rendah.
Demikian diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Boyolali, Cipto Budoyo pada peresmian ecological house (e-house) di kawasan proyek kebun raya Indrokilo di Dukuh Tempurejo, Kelurahan Kemiri, Mojosongo, Jumat (9/12).
Menurut Cipto, pembangunan kebun raya ditargetkan selesai pada 2018 dan dilounching 2019. Sehingga menurut Cipto pembangunan kebun raya Indrokilo ini paling cepat dibangun di Indonesia. Untuk pengelolaannya, Cipto menegaskan keterlibatan semua pihak, salah satunya yakni melalui kegiatan fun camp yan diikuti berbagai organisasi relawan dan penggiat lingkungan.
“Peresmian e-house ini sebagai tonggak dalam pengelolaan kebun raya, yang akan menjadi pusat dan
wadah semua pemangku kepentingan dalam rangka pengembangan kebun raya,” jelas dia.
Sementara itu, sejumlah ide kreatif dimunculkan berbagai organisasi relawan dan penggiat lingkungan melalui kegiatan observasi fun camp. Ide-ide tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan kebun raya.
Koordinator Tim Fun Camp, Agung Nugroho, sedikitnya 30-an sukarelawan ikut dalam observasi di lokasi pengembangan kebun raya. Dari observasi tersebut, dirumuskan ide maupun konsep pengelolaan kebun raya ke depannya.
Ide-ide kreatif yang disampaikan di depan Bupati Boyolali, Seno Samodro tersebut, antara lain yakni terkait potensi sungai yang meliputi pembangunan river track, water park, sumber energ ramah lingkungan dengan menggunakan mikro hidro kincir air, hingga taman ikan dan pemancingan.
Potensi lainnya yakni adanya padang rumpu dan pembangunan pusat pendidikan botani untuk semua jenjang, green house, pembibitan pohon langka untuk konservasi, rumah serangga, mini zoo, hingga sarana magang dan research berbentuk teaching factory , rumah air hujan, bank sampah, hingga konsep pertanian terpadu dan mandiri energi.
“Termasuk sarana transportasi, jalur evakuasi pengunjung berikut mitigasi kondisi darurat. Yang pasti juga ada akses yang ramah untuk difabel,” kata Agung.
Terkait ide-ide kreatif tersebut, Bupati menegaskan menyetujuinya. Terkait transportasi, Bupati menegaskan kendaraan dilarang masuk kawasan kebun raya kecuali sepeda. Sehingga pihaknya akan menyiapkan ratusan sepeda untuk para pengunjung berkeliling kebun raya seluas sekitar sembilan hektare tersebut. Satu hal yang menjadi ambisi Bupati, yakni pembangunan air terjun laiknya air terjun Niagara harus terwujud di area kebun raya.
“Saya targetkan hingga akhir masa jabatan, Boyolali akan dikunjungi 2 juta wisatawan,” tegas Bupati.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top