DALAM TIGA BULAN, RATA-RATA 100 PNS MEMASUKI USIA PENSIUN

DALAM TIGA BULAN, RATA-RATA 100 PNS MEMASUKI USIA PENSIUN
Posted in Pengumuman
Posted on: October 10th, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI – Masih berlakunya moratorium Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini menjadikan jumlah PNS di Boyolali semakin berkurang. Keberlangsungan organisasi tidak justru surut, analisis jabatan dan analisis beban kerja Bupati menempatkan ASN sesuai dengan kemampuannya. Penempatan tersebut juga diimbangi dengan dianggarkannya berbagai macam pendidikan pelatihan (diklat). Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, Karsino, di aula kantornya, Selasa (10/10) dalam acara pembekalan PNS yang akan memasuki masa purna tugas tahap III tahun 2017.

“Dampak moratorium pegawai dan beban kerja semakin banyak. BKP2D diberi anggaran seluas-luasnya untuk diklat baik fungsional, teknis, dan struktural sesuai dengan bidang tugasnya,” terang Karsino. Hal tersebut merupakan salah satu langkah yang ditempuh agar ASN dapat menempati posisinya sesuai posisinya. Selain itu menurut Karsino juga serta menjawab adanya penilaian beberapa pihak bahwa penempatan ASN di Pemkab Boyolali tidak tepat.

Kegiatan pembekalan akan dilakukan empat kali dalam setahun yang dimaksudkan untuk memberikan bimbingan agar mampu mempersiapkan waktu yang akan pensiun. Untuk pembekalan tahap III ini, lanjut Karsino diperuntukkan bagi 100 orang yang akan akan pensiun pada bulan Maret hingga sebagian Mei 2018. Dari sejumlah tersebut terdiri dari 43 orang guru, 11 orang pejabat struktural, 26 orang staf dan sembilan orang kepala sekolah serta 11 orang pegawai fungsional tertentu.

 

Kegiatan akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (11/10) yang diawali dengan pemberian materi pembinaan mental spritual dan psikologis serta bimbingan kewirausahaan pada hari pertama. Sementara hari kedua berupa studi lapangan dengan materi motivasi usaha sebagai bekal kemampuan berwirausaha.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat dalam sambutannya berpesan untuk menanamkan rasa bangga diri. “Maka tanamkanlah pada bapak ibu penuh kebanggaan bahwa perkembangan dan pembangunan Boyolali ini juga atas peran Bapak dan Ibu semua para senior pengabdi,” terang Wabup. Lebih lanjut Said berpsesan agar rasa bangga itu dikarenakan menjadi catatan sejarah di dalam perkembangan Boyolali.

Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta pembekalan, Slamet, mengatakan telah siap memasuki masa pensiun. Lelaki yang yang saat ini bertugas di Satpol PP Boyolali ini akan pensiun pada April 2018 mendatang. “Saya telah siap untuk pensiun,” terangnya. Dia akan mencari kegiatan pengganti rutinitas setelah lepas dari bertugas sebagai PNS dengan berkebun pada lahan yang dimilikinya. (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top