CERITA BANGGA MAHASISWA PENERIMA BEASISWA PEMKAB BOYOLALI DI UNIVERSITAS ESA UNGGUL

CERITA BANGGA MAHASISWA PENERIMA BEASISWA PEMKAB BOYOLALI DI UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Posted in Informasi
Posted on: November 1st, 2017 Oleh Administrator
JAKARTA – Program beasiswa unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali bagi mahasiswa asal Boyolali di Universitas Esa Unggul (UEU) Jakarta telah berjalan dua angkatan. Program joint degree yang bekerjasama dengan Universitas Nanjing; Tiongkok pada angkatan kedua ini diikuti 20 mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan sejak Agustus lalu. Rasa bangga melingkupi peserta yang terpilih dari seleksi ketat yang dilakukan.
Bupati Boyolali, Seno Samodro selaku penggagas program ini berkesempatan menemui 20 mahasiswa tersebut di kampus universitas setempat, Selasa (31/10). Momen tersebut berlangsung seusai Bupati Seno menjadi pembicara dalam acara Forum Ilmiah Dosen yang diikuti sivitas akademika UEU. Mahasiswa tersebut tidak membuang kesempatan berfoto bersama di depan gedung kampus.
Dimintai tanggapan, salah satu mahasiswa, Rasika Dwita Haya ungkapkan rasa bangganya.
“Senang banget dan bangga bisa ikut program beasiswa dari Bapak Bupati Boyolali,” terang warga Tambak Mojosongo tersebut.
Sudah 2,5 bulan ini mahasiswi yang mengambil jurusan Akuntansi ini sudah bisa menyesuaikan diri tinggal jauh dari keluarga.
“Tinggal di apartemen bersama teman-teman sudah enjoy, nyaman dan bisa mandiri meskipun jauh dari orang tua,” imbuhnya.
Program beasiswa ini meliputi biaya living cost, biaya pendidikan dan transportasi. 20 mahasiswa ini terbagi menjadi dua fakultas yakni Ekonomi dan Bisnis dengan jurusan Akuntasi diikuti sembilan mahasiswa, serta jurusan Bisnis Mandarin diikuti mahasiswa. Kemudian untuk Fakultas Ilmu Komputer jurusan Tehnik Informatika ada empat orang.
Menurut Haya, mahasiswa akan mengikuti perkuliahan di UEU selama dua tahun. Kemudian dua tahun selanjutnya di Nanjing University selama dua tahun juga. Untuk menyiapkan perkuliahan di Negeri Tirai Bambu, mahasiswa giat berlatih Bahasa Mandarin. Selain itu juga memperbanyak latihan TOEFL mengingat nilainya harus di atas 550.
“Lulus dari sini bisa membawa Boyolali lebih maju dan berkontribusi untuk Boyolali,” tandas mahasiswi alumnus SMAN 1 Boyolali tersebut. (mjk/dst)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top