BUPATI BOYOLALI PRIORITASKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

BUPATI BOYOLALI PRIORITASKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Posted in Informasi
Posted on: November 10th, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI – Untuk mengetahui kondisi terkini infrastruktur berupa jalan dan jembatan di Kabupaten Boyolali, Pemkab Boyolali melalui DPUESDM Kabupaten Boyolali luncurkan Sistem Informasi Database Jalan dan Jembatan. Sistem itu juga dapat digunakan dalam mempercepat dan meningkatkan akurasi pengambilan kebijakan terkait pemantauan kondisi jalan kabupaten. Secara resmi dilaunching oleh Bupati Boyolali, Drs. H. Seno Samodro pada Jumat (4/11) di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali dengan menggandeng pihak ketiga.

untitl2Selain itu Bupati pastikan akan anggarkan perbaikan infrastruktur jalan sebesar Rp 200 miliar untuk tahun 2017. Besaran tersebut akan terus ditingkatkan setiap tahunnya, mengingat kemampuan daerah terbatas sehingga dianggarkan bertahap. Namun demikian Bupati Seno pastikan anggaran infrastruktur Boyolali paling besar dibanding daerah lain khususnya di Jawa Tengah.

Saat ini telah tervalidasi sepanjang 378,992 km dari total jalan Kabupaten sepanjang 678 km di Boyolali atau sebanyak 145 ruas dari 203 ruas jalan. Jalan itu dengan rincian, sepanjang 282,773 km dalam kondisi baik. Jalan dengan rusak ringan sepanjang 25,552 km. Sementara rusak sedang 23,6736 km dengan kerusakan permukaan jalan 3 sampai 20 persen, dan rusak berat sepanjang 44,115 km dengan kerusakan lebih dari 50 persen luas permukaan.

Sistem Teknologi Informasi Database Jalan dan Jembatan ini merupakan salah satu wujud konsep smart city di Boyolali. Warga juga bisa memberikan masukan berupa laporan atas keberadaan jalan yang rusak melalui sitem ini sehingga bisa membantu Pemkab dalam memperoleh data yang akurat.

Bupati berkomitmen untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur di Boyolali dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi di Boyolali. Hal itu telah terbukti dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 sebesar 6,08 persen yang melebihi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jateng maupun nasional. Bukti itu juga menjawab bahwa pembangunan Boyolali yang dikatakan tidak merata oleh sejumlah pihak tidak benar adanya mengingat pertumbuhan ekonomi diukur dari segala aspek pendukung di seluruh wilayah Boyolali. Perlu diketahui pertumbuhan ekonomi yang baik selama ini diraih oleh sejumlah daerah dengan kategori Kota yang memiliki wilayah relatif sempit, berbeda dengan Kabupaten yang memiliki luas wilayah yang cukup luas seperti Kabupaten Boyolali.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top