BUPATI BERI REWARD Rp. 100 JUTA SATKER KINERJA TERBAIK

BUPATI BERI REWARD Rp. 100 JUTA SATKER KINERJA TERBAIK
Posted in Informasi
Posted on: July 3rd, 2017 Oleh Administrator

BOYOLALI : Bupati Boyolali, Seno Samodro menjanjikan reward atau penghargaan bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mampu menunjukkan kinerja terbaik. Tidak tanggung-tanggung, reward tersebut diberikan senilai Rp 100 juta.

Demikian diungkapkan Bupati Seno Samodro di sela-sela tradisi ular-ularan jabat tangan hari pertama masuk kerja PNS usai libur panjang Lebaran, Senin (2/7). Bupati menegaskan, pemberian reward ini sebagai langkah untuk terus meningkatkan target kinerja masing-masing SKPD.

Penghargaan tersebut selain diberikan bagi SKPD dengan kinerja terbaik juga SKPD dengan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tersedikit. Setidaknya minimnya angka Silpa menunjukkan perencanaan kegiatan dilakukan SKPD lebih matang.

“Penghargaan akan diberikan bagi Satker dengan kinerja terbaik dan Silpa paling sedikit. Selamat bekerja dan berlomba-lomba menyajikan kinerja terbaik,” ungkap Bupati.

Penghargaan tersebut tidak lepas dari upaya Bupati untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, juga efisiensi belanja pegawai terus dilakukan Bupati Boyolali, Seno Samodro. Efisiensi juga dilakukan dengan pemangkasan honor PNS.

Di awal tahun ini, Bupati menyampaikan keprihatinannya lantaran masih banyak SKPD yang ngarit honor dan terkesan berlomba-lomba memperbanyak kegiatan hanya untuk mendapatkan honor.  Bupati menegaskan hal itu tidak boleh lagi terjadi dan mulai tahun ini dilarang menganggarkan honor kegiatan.

Dengan pemberian reward ini diharapkan kinerja SKPD akan terus meningkat, sehingga Boyolali mampu mempertahankan prestasi belanja pegawai paling efisien se-Indonesia. Setidaknya saat ini prosentase belanja pegawai Boyolali hanya sekitar 43 persen.

 “Pertama kali saya dilantik, belanja pegawai mencapai 73 persen dan saat ini paling efisien se-Indonesia, hanya 43 persen,” ujar Bupati.

Sementara itu pemang kasan honor bagi pegawai, digantikan melalui tunjangan perbaikan penghasilan (TPP). Menurut Bupati mengatakan alokasi TPP saat ini sebesar Rp 44 miliar, akan ditambah minimal 50 persen di APBD 2017 Perubahan, dan menjadi sekitar Rp 60 miliar.
Di sisi lain, Bupati bakal memberikan sanksi tegas bagi aparatur sipil yang kedapatan membolos, khususnya di hari pertama masuk kerja usai libur panjang lebaran. Bupati menegaskan, sanksi yang diberikan antara lain yaitu pemotongan TPP. (ARB)

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top