BUMD Persusuan Terus Dimatangkan

BUMD Persusuan Terus Dimatangkan
Posted in Informasi
Posted on: February 23rd, 2017 Oleh Administrator
BOYOLALI : Rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Persusuan terus dimatangkan Pemkab Boyolali melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan). Salah satunya yakni perlunya pembentukan demplot peternakan sapi perah yang dikelola secara modern.
Kepala Disnakkan Boyolali, Bambang Jiyanto, mengatakan bahwa realisasi pembentukan BUMD Persusuan ini tidak bisa dilakukan secara instan, mengingat melalui BUMD ini Pemkab Boyolali hendak mengurai banyak persoalan terkait persusuan di Boyolali.
“Butuh proses panjang, termasuk di antaranya akan kami bentuk demplot-demplot peternakan sapi perah,” ungkap Bambang, Kamis (23/2).
Dijelaskan Bambang, banyak persoalan terkait persusuan di Boyolali, antara lain mulai dari mahalnya harga pakan hingga masalah pembibitan. Di sisi lain, harga susu juga belum transparan sehingga petani pun kesejahteraannya sulit terangkat.
Di sisi lain, upaya peningkatan produksi susu juga kurang diimbangi produktifitas peternak. Apalagi hampir seluruh petani mengelola peternakan secara tradisional. Sehingga dengan pembentukan demplot peternakan sapi perah yang dikelola secara modern, bisa menjadi percontohan para petani, yang hasil produksinya nanti akan dibeli BUMD dengan harga yang layak dan transparan.
“Demplot tersebut akan dipasok sapi perah bibit unggul dan harus dikelola secara modern,” ungkap Bambang.
Potensi susu di Boyolali sebenarnya cukup besar, dengan jumlah ternak sapi perah mencapai sekitar 70.000 ekor. Hanya saja diakui Bambang, dari jumlah tersebut tidak otomatis seluruhnya produksi susu. Hanya sekitar 20 persen ternak yang produksi susu rata-rata saat ini berkisar 100.000 liter setiap harinya.
“Kan tidak semuanya menghasilkan susu. Misalnya saja sapi jantan dan yang masih anakan. Selain itu sapi yang tengah hamil atau menyusui juga tidak bisa diperah susunya,” jelas Bambang.
Kendala lainnya, kebanyakan peternak hanya memiliki 1-2 ekor sapi perah, dan sedikit di antaranya yang memilihara dalam jumlah cukup banyak. Padahal idealnya, seorang peternak minimal memilki 10 ekor sapi perah agar terpenuhi nilai ekonomis usahanya.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top