BOYOLALI, LAUNCHING E-COMMERCE

BOYOLALI, LAUNCHING E-COMMERCE
Posted in Informasi
Posted on: December 1st, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI : Langkah maju kembali dilakukan Boyolali, kali ini dengan mendahului pemerintah pusat dengan me-lounching e-commerce tentang berbagai komoditas, Kamis (1/12). E-commerce dengan label Komodita Boyolali tersebut, merupakan aplikasi web dan mobile yang dapat diakses seluruh kalangan melalui komodita.id. Peluncuran program e-commerce Komodita Boyolali online dilakukan langsung Bupati Boyolali, Seno Samodro di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM. Pada Boyolali Komodita juga berisi informasi harga dari 12 pasar yang ada di Boyolali. Selain itu juga mencakup harga produk, dari tingkat produsen, pengepul, dan pasar.
Aplikasi ini riil, mengingat juga menyertakan stok produk dan tidak hanya daftar harga saja. Semua data tersimpan dalam sistem yang terintegrasi sehingga pemerintah daerah bisa melakukan manajemen stok dan pemantauan harga pasar dengan mudah.
Dengan data yang tersaji, memungkinkan jual beli online atau e-commerce karena setiap UMKM atau produsen bisa memiliki akun untuk mempromosikan produk masing-masing. Sementara peran pemerintah lanjut dia, sebagai penengah yang akan memverifikasi produk serta jaminan ketersediaan stok maupun verifikasi konsumen. Sehingga melalui akun ini, dijamin keamanan transaksinya.
Menurut Kepala Dinkop UMKM, Agus Partono, Komodita Boyolali ini berisi berbagai data produk unggulan Boyolali, baik di bidang pertanian dan perkebunan, peternakan dan perikanan, serta UMKM. “Aplikasi ini akan mem-publish komoditas unggulan yang muaranya nanti pada e-commerce. Yang dirilis mencakup info harga Sembako, produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan UMKM,” jelas Agus.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan Boyolali maju satu langkah ke depan. Bahkan dengan program e-commerce ini, pihaknya sudah dipanggil Kementerian Pergangangan (Kemendag), yang notabene baru merencanakan tahun depan.  “Di Boyolali sebenarnya ide seperti ini sudah tiga tahun lalu, tapi karena keterbatasan anggaran sehingga baru sekarang diluncurkan,” ungkap Bupati.  Rilis ­e-commerce Komodita Boyolali ini disambut antusias UMKM Boyolali. Salah satunya Tini (24), warga Dukuh Ngangkruk, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo yang memproduksi keripik jamur. Tini melihat ada peluang besar dengan adanya e-commerce Boyolali ini.
“Sangat bermanfaat karena ada potensi usaha saya lebih berkembang,” imbuh dia.

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top