BOYOLALI GO INTERNASIONAL PAMERKAN POTENSI UKM KE MOSCOW TAHUN DEPAN

BOYOLALI GO INTERNASIONAL PAMERKAN POTENSI UKM KE MOSCOW TAHUN DEPAN
Posted in Headline
Posted on: December 27th, 2016 Oleh Administrator

BOYOLALI : Gebrakan baru dilakukan Bupati Boyolali, Seno Samodro, di bidang produk unggulan di Boyolali termasuk dari sektor usaha kecil mikro (UKM), yakni akan melangsungkan pameran ke Negeri Beruang Merah,  Rusia tengah tahun depan.  Ide pameran produk tersebut, diklaim Bupati belum ada atau dilakukan kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Langkah ini dilakukan selain mendorong potensi produk unggulan Boyolali, di antaranya produk-produk unggulan lainnya, juga untuk membuka pangsa pasar internasional.
“Agustus tahun depan kami rencanakan pameran di Moscow selama seminggu,” ungkap Bupati pekan kemarin.
Ditegaskan Bupati, Boyolali memiliki beragam produk unggulan. Bahkan menurut dia, jersey yang digunakan Mancester United diproduksi di Boyolali. Produk jersey ini nantinya yang akan menjadi maskot dalam pameran tersebut.
Terkait persiapan pameran, Bupati meminta agar Dinas Koperasi dan UMKM segera menyeleksi produk-produk UKM di Boyolali yang dinilai berkelas dunia. Bupati menegaskan, banyak produk seperti kerajinan kulit ikan pari, sabun susu, dan sebagainya, jika di-packaging dengan baik dan berkelas, akan mampu menembus pangsa pasar internasional dan nilainya lebih tinggi. Sebaliknya, Bupati juga meminta kesiapan para pelaku UKM. Pasalnya, jika kemudian terjadi perjanjian transaksi, tentu harus ada jaminan ketersediaan stok produk.
“Ini menjadi persoalan, jika ternyata di sana bersambut maka saya tantang UKM bisa memenuhi tidak,” tegas Bupati.
Persiapan lainnya, Bupati mengatakan pihaknya akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 200 juta untuk membeli produk-produk UKM tersebut. Di sisi lain, untuk mendorong kreatifitas UKM, Bupati juga akan memberikan awward bagi pelaku UKM dengan total hadiah juga Rp 200 juta. UKM awward ini akan meliputi seluruh produk unggulan di Boyolali dengan hadiah untuk juara I sebesar Rp 100 juta dan juara II Rp 50 juta. Meski bersifat lintas sektoral, namun UKM awward  ini nantinya tetap di bawah Dinkop UMKM Boyolali.0
“Ini bentuk dorongan ke UKM, hadiahnya bisa digunakan untuk menambah modal. Tapi ingat, sayapaling benci sama UKM yang malas, yang hanya njagake bantuan saja. Ini jelas mental yang tidak baik,” tegas Bupati.

 

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru


Back to Top